Menperin Berduka Atas Wafatnya Dirjen ILMATE Harjanto

    Ilham wibowo - 24 Maret 2020 11:25 WIB
    Menperin Berduka Atas Wafatnya Dirjen ILMATE Harjanto
    Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto. Foto: dok Kemenperin
    Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan duka atas wafatnya Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto.

    Almarhum menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Medistra, Jakarta dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta.

    “Kami merasa sangat sedih dan kehilangan, sebab almarhum merupakan sosok yang pekerja keras dan disiplin. Mari kita doakan bersama, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan. Amin,” kata Agus melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 24 Maret 2020.


    Agus memberikan apresiasi terhadap dedikasi Harjanto selama meniti karier di Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Sejumlah penghargaan nasional maupun internasional pernah ia raih.

    “Selama ini saya mengenal almarhum, beliau adalah orang yang baik, cerdas, dan rendah hati. Saya juga mengapresiasi terhadap pengabdiannya di Kemenperin,” tutur Agus.

    Harjanto lahir di Bandung, 21 Juni 1961, mengawali kariernya di Kemenperin sejak 1987. Riwayat jabatannya cukup gemilang, dengan pernah menjadi Atase Perindustrian pada KBRI Brussel, kemudian Direktur Kerja Sama Industri Interasional Wilayah I dan Multilateral, dan posisinya naik sebagai Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur (eselon I) pada 2014.

    Selama mengemban tugas di bangku eselon I, Harjanto sempat menduduki jabatan Dirjen Indutri Kimia, Tekstil dan Aneka pada 2015, Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional pada 2016, serta terakhir Dirjen ILMATE sejak 2017.


    Melalui pengabdiannya tersebut, Harjanto mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun (pada 2016) dan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun (2018). Almarhum merupakan lulusan Sarjana Teknik Metalurgi Universitas Indonesia pada 1986 dan meraih gelar Magister Mechinical Engineering dari KEIO University, Jepang pada 1992.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id