PT PAL Dorong Penyelesaian Proyek Strategis untuk Ketahanan Nasional

    Antara - 17 Agustus 2020 21:49 WIB
    PT PAL Dorong Penyelesaian Proyek Strategis untuk Ketahanan Nasional
    Ilustrasi. Foto : Medcom.id.
    Surabaya: PT PAL Indonesia (Persero) akan terus mendorong penyelesaian beberapa proyek strategis meski di tengah pandemi covid-19. Hal ini sebagai upaya kontribusi terhadap ketahanan nasional.

    “Kami menyadari, situasi pandemi ini tidak dapat dihindari, pandemi covid-19 merupakan tantangan global yang mempengaruhi jalannya global supply chain proyek-proyek PT PAL Indonesia. Namun kami tetap memastikan kontribusi kami terhadap ketahanan nasional melalui penyelesaian proyek strategis," kata Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh, dikutip dari Antara, Senin, 17 Agustus 2020.

    Budiman mengatakan proyek strategis yang kini sedang diselesaikan PT PAL Indonesia seperti Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) yang nantinya akan dioperasikan oleh TNI AL, sekaligus telah mendapatkan kontrak pembangunan Kapal BRS kedua pada 16 Maret 2020.

    Menurut dia dalam proses penyelesaian itu, pihaknya tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan seluruh karyawan serta mitra kerja.

    "Situasi pandemi global merupakan tantangan yang sangat signifikan terhadap supply chain perusahaan, namun keberlangsungan dan keberlanjutan bisnis PT PAL Indonesia (Persero) merupakan kunci pada saat ini untuk tetap survive di masa pandemi," kata Budiman.

    Sementara itu, Budiman menjelaskan, fungsi Kapal BRS selain mendukung operasi militer, juga memiliki kapabilitas operasi non militer seperti humanitarian assistance, tanggap darurat bencana, dan lainnya.

    "Saat ini TNI AL mengoperasikan kapal Landing Platform Dock (LPD) KRI Semarang-594 produksi PT PAL Indonesia (Persero), yang difungsikan sebagai kapal BRS pada masa pandemi covid-19," jelasnya.

    Sebelumnya, KRI Semarang-594 juga telah menjalankan sejumlah misi kemanusiaan sesuai dengan fungsinya seperti penjemputan 188 WNI Anak Buah Kapal Pesiar World Dream yang selesai menjalani observasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu menuju Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta pada 14 Maret 2020.

    Selain itu, KRI Semarang-594 juga pernah menjalani misi penjemputan konsentrat penyanitasi tangan sebanyak 2.100 liter bantuan Pemerintah Singapura pada 8 April 2020.

    "Ini sebagai upaya kesinambungan pekerjaan di tengah pandemi covid-19. Dan proyek yang kami kerjakan memiliki multiplier effect ekonomi yang besar, khususnya dalam proyek pembangunan Alutsista maupun non-Alutsista yang turut melibatkan pekerja serta pemasok komponen dan bahan baku kapal," jelasnya.

    Oleh karena itu, Budiman memastikan bahwa kesinambungan pekerjaan adalah bagian dari kontribusi nyata dalam kebijakan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional, dan diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia rebound 6,6 persen di 2021.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id