Pasar Otomotif Tunggu Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19

    Antara - 18 Juni 2020 09:50 WIB
    Pasar Otomotif Tunggu Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19
    Otomotif. Foto : Medcom.id.
    Jakarta: Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan pasar otomotif di Indonesia sangat dinamis di tengah pandemi covid-19 saat ini, sehingga sulit diprediksi.

    "Industri otomotif itu sangat tergantung erat dengan perekonomian, terutama saat ini terkait pemulihan ekonomi," kata Henry dikutip dari Antara, Kamis, 18 Juni 2020.

    Sejak Indonesia terpapar wabah virus korona pada pertengahan Maret 2020, lanjut dia, pasar otomotif mengalami penurunan drastis.

    Henry yang juga menjadi salah satu direksi PT Astra International Tbk mencontohkan pada Mei 2020 penjualan mobil Grup Astra hanya mencapai sekitar 17 ribu unit, padahal pada Mei 2019 mencapai sekitar 97 ribu unit.

    "Memang pada 10 hari pertama Juni ini pasar dan industri otomotif membaik, ada pertumbuhan permintaan karena ada pelonggaran PSBB," katanya.

    Namun, ia mengaku tetap sulit memprediksi pasar otomotif sampai akhir tahun, dan menetapkan target penjualan Toyota di Indonesia.

    "Tapi kami berharap dengan effort yang dilakukan pangsa pasar Toyota tahun ini sekitar 33 persen, lebih baik dari tahun lalu yang mencapai 31,9 persen," kata Henry.

    Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi sampai akhir 2020 penjualan mobil secara nasional mencapai 600 ribu unit atau anjlok sekitar 40 persen dibandingkan tahun lalu.

    "Kami berharap ada stimulus dari sisi permintaan, terutama terkait kemudahan kepemilikan kendaraan. Kalau ada dukungan ini, maka pemulihan industri otomotif bisa lebih cepat," ujar Henry yang memprediksi industri otomotif bisa pulih seperti 2019 dalam 1,5 tahun atau 2022.

    Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi Suwandy menambahkan penurunan permintaan mobil pada masa covid-19 terjadi karena pergerakan orang dibatasi dengan PSBB dan kemudian lembaga pembiayaan (leasing) juga semakin pilih-pilih atau hati-hati memilih pelanggan untuk diberi kredit pembiayaan.

    "Jadi bukan real demand yang berkurang, tetapi pergerakan orang," kata Anton.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id