comscore

3 Penyebab Harga Sawit Masih Anjlok

Despian Nurhidayat - 28 Juni 2022 17:41 WIB
3 Penyebab Harga Sawit Masih Anjlok
Ilustrasi pekerja di kebun sawit. Foto: dok Ditjenbun Kementan.
Jakarta: Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan ada tiga hal yang menyebabkan anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di beberapa wilayah Indonesia.

Kondisi pascalarangan ekspor dicabut

"Pertama, kondisi pascalarangan ekspor sawit dicabut, masih terjadi kenaikan jumlah pasokan. Saat ini, pabrik CPO (Crude Palm Oil) masih memprioritaskan serapan TBS yang sebelumnya antre di pabrik, karena pelarangan ekspor," ujar Bhima saat dihubungi, dilansir Mediaindonesia.com, Selasa, 28 Juni 2022.

"Dengan berlakunya DMO (Domestic Market Obligation), pasokan sawit juga memadai, khususnya untuk minyak goreng. Kalau harga minyak goreng mahal itu masalahnya ada di distribusi, bukan soal pasokan lagi," imbuhnya.

Permintaan CPO di luar negeri

Menurut Bhima, faktor kedua ialah terkait permintaan CPO di luar negeri, yang anjlok 21 persen dalam sebulan terakhir menjadi 4.920 ringgit Malaysia per ton. Selain itu, sinyal resesi dan kenaikan inflasi juga membuat konsumen dan industri di negara tujuan ekspor mengurangi permintaan CPO dari Indonesia.
"Ketika kontrak pembelian CPO terpengaruh pelambatan ekonomi di negara tujuan ekspor utama, imbasnya harga TBS anjlok," jelas Bhima.

Terkait aturan Permentan

Adapun faktor ketiga, penegakan aturan terkait Permentan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun, yakni penetapan harga TBS harus disaksikan kepala daerah, cenderung tidak diaplikasikan dengan baik.

"Peraturan ini hanya melindungi petani yang merupakan bagian dari inti-plasma perusahaan sawit. Sementara, petani mandiri tidak menggunakan acuan dari permentan. Sejak awal, permentan ini bak macan ompong," tutupnya.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id