Proyek EBT Lebih Mudah Dapat Pendanaan

    Annisa ayu artanti - 21 Oktober 2020 22:37 WIB
    Proyek EBT Lebih Mudah Dapat Pendanaan
    Ilustrasi EBT. Foto: AFP
    Jakarta: Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal Husin mengatakan, pengembangan energi baru terbarukan (EBT) lebih mudah mendapatkan pendanaan dibanding energi fosil.

    Saat ini seluruh dunia tengah menyuarakan untuk beralih pada energi yang lebih bersih. Sejalan dengan itu, para lender atau pemberi pinjaman seperti Bank Investasi Eropa (EIB) memutuskan untuk menghentikan pendanaan pada proyek energi yang bersumber dari fosil.

    "EBT tuh paling mudah dapat pinjaman, ada green fund dan lain-lain," kata Moshe dalam acara Tempo Energy Day, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Apalagi dengan potensi EBT yang melimpah di Tanah Air tentu membuat Indonesia membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk mengembangkannya. Sebab, dana APBN tidak cukup apabila harus digunakan untuk membiayai kebutuhan pendanaan proyek-proyek EBT.

    Namun demikian, kata dia, untuk mendapatkan pinjaman tersebut pemerintah harus membuat skema bisnis yang menarik bagi investor dari sisi harga dan memberikan kepastian hukum.

    Ia pun mengingatkan agar EBT tidak bernasib seperti migas. Moshe mengatakan produksi migas nasional turun salah satunya dipicu oleh ketidakpastian hukum yang diambil pemerintah.

    Misalnya, ketika UU Migas terbit dan ada aturan turunannya yang mengatur pengenaan pajak ke investor yang sebelumnya ditanggung pemerintah. Hal ini membuat investor mundur dan mengurangi investasinya sehingga berdampak pada produksi.

    "Nah, jangan sampai itu terjadi di sektor EBT. Jadi harga harus menarik dan peraturan harus benar-benar memberikan kepastian. Kalau dua itu bisa ditawarkan dengan menarik, saya yakin banyak investor masuk Indonesia," jelas Moshe.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id