Produk UMKM Lokal Dinilai Bisa Bersaing di Pasar Global

    Achmad Zulfikar Fazli - 30 November 2021 18:54 WIB
    Produk UMKM Lokal Dinilai Bisa Bersaing di Pasar Global
    UMKM. Foto : MI/Hendrik



    Jakarta: Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming menilai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam negeri berpeluang untuk bisa bersaing di pasar global. Indonesia memiliki beragam produk yang unik dan berkualitas.

    “Tapi untuk bisa ekspor, UMKM kita harus naik kelas dulu dari segi kualitas, pemasaran dan branding, pengemasan, dan lainnya,” ujar Gibran dalam salah satu sesi Regional Summit 2021 yang digagas Katadata, Selasa, 30 November 2021.

     



    Namun, ada kendala yang dihadapi UMKM lokal, di antaranya pengemasan sebagian produk yang belum memadai. Kemasan memainkan peran strategis dalam pemasaran produk karena dapat berpengaruh terhadap branding serta harga jual.

    Menurut dia, pelatihan atau pendampingan terkait branding memerlukan kolaborasi pemerintah dengan pihak swasta. Misalnya, platform lokapasar Shopee

    “UMKM kita jangan takut memasang harga tinggi kalau memang produknya berkualitas bagus. Semua ini permasalahan klasik. Maka dengan keterlibatan (swasta) seperti adanya Kampus Shopee di Surakarta, itu sangat membantu,” tutur Gibran.

    Demi mengatasi beragam tantangan klasik yang ada, lanjut dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mendukung penuh UMKM go digital melalui platform e-commerce, seperti Shopee. Bagi Gibran, transformasi digital justru memberikan kemudahan bagi penjual dan konsumen.

    Hal senada disampaikan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan, Kasan Muhri. Dia menyampaikan UMKM membutuhkan pendampingan intensif dan menyeluruh.

    Edukasi, pelatihan, serta pendampingan dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Dengan begitu, pelaku usaha bisa lebih berdaya saing di lokapasar atau e-commerce.

    “Produk UMKM sangat beragam tetapi memerlukan pendampingan. Bagus yang dilakukan e-commerce, seperti Shopee, mendampingi dan memfasilitasi. Tidak sekadar menceburkan UMKM agar bersaing langsung di lokapasar,” ucap Kasan.

    Baca: Peran SNI Sangat Vital untuk Dorong Daya Saing UMKM

    Kasan mengatakan unsur pendampingan ada banyak cara. Salah satu aspek utamanya ialah edukasi kepada pelaku usaha.

    “Hal ini perlu kerja sama dengan pemerintah daerah,” ucap dia.

    Di samping itu, Kasan menyampaikan pemerintah bersama swasta sebetulnya sudah memiliki sejumlah program pendanaan untuk membantu pelaku usaha. Misalnya, difasilitasi lembaga pembiayaan ekspor maupun perbankan pelat merah.

    Selain itu, UMKM harus memiliki sertifikasi agar bisa bersaing secara internasional. Khususnya, sertifikasi yang diminta negara tujuan ekspor, seperti sertifikasi terkait higienis dan kehalalan produk.

    “Semua ini perlu difasilitasi agar UMKM bisa memenuhi persyaratan yang diminta pembeli,” ujar Kasan.

    Sementara itu, Direktur Shopee Indonesia Handhika Wiguna Jahja menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan UMKM di Tanah Air. Pihaknya juga menginisiasi program edukasi informal bagi pelaku UMKM agar memiliki keterampilan digital lebih baik.

    “Kami melihat UMKM sangat potensial, Shopee dukung agar bisa membawa UMKM bersaing di pasar dunia. Kami menyediakan pelatihan dari hulu ke hilir di Kampus UMKM Shopee,” ujar Handhika.

    Jenama fesyen Nona yang digawangi Andani Agni Putri menjadi contoh pelaku UMKM yang sukses merambah pasar dalam dan luar negeri selama pandemi covid-19 berbekal keterampilan digital. Andani membekali diri dan tim Nona dengan beragam pengetahuan, khususnya branding dan penjualan digital.

    “Visualisasi yang baik membantu kesuksesan Nona selama pandemi. Cara mengomunikasikan produk fesyen kami terutama mengandalkan medium visual yang dapat memperkuat branding,” kata Andani.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id