comscore

Strategi Pos Indonesia Distribusi Penyaluran Bantuan Sosial Tunai

Ade Hapsari Lestarini - 07 September 2021 13:05 WIB
Strategi Pos Indonesia Distribusi Penyaluran Bantuan Sosial Tunai
Pos Indonesia memiliki strategi tersendiri untuk distribusi penyaluran bantuan sosial tunai. Foto: dok MI/Immanuel.
Jakarta: PT Pos Indonesia (Persero) telah melaksanakan strategi pendistribusian Bantuan Sosial Tunai (BST) secara automasi. Adapun penggunaan perangkat lunak menyesuaikan dengan data yang diberikan Kementerian Sosial (Kemensos).

"Oleh karena itu, kami menyiapkan dengan baik dan meningkatkan tingkat akurasi data. Teknologi digunakan meningkatkan akurasi dan ketepatan target pendistribusian. Apalagi komando di bawah langsung Mensos sekarang," jelas Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, dalam keterangan resminya, Selasa, 7 September 2021.
Faizal menyampaikan, hingga saat ini belum terdapat kendala yang berarti. Kendati selama pendistribusian penyaluran BST terjadi di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Sejauh ini pelaksanaan BST dalam masa PPKM tidak menemui kendala berarti, penyaluran dilakukan dengan antaran langung ke rumah KPM, serta pembayaran dengan metode mini komunitas (per RT/RW) untuk daerah-daerah yang sedang memberlakukan PPKM," lanjut Faisal.

Disinggung soal perpanjangan BST Kemensos, pihaknya sampai saat ini masih belum menerima informasi terkait perpanjangan BST 2021 pada september ini.

"Kami masih menunggu informasi dari Kemensos untuk BST tahap selanjutnya," kata Faizal.

Adapun percepatan ekonomi nasional di situasi pandemi covid-19 masih berlanjut, program BST masih dilanjutkan pendistribusiannya setelah sempat terhenti. Nilai indeks bantuannya juga tetap sama, yakni Rp300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan.

Progres penyaluran bantuan BST sampai dengan Agustus di seluruh Indonesia dari alokasi data sekitar 9.998.042 KPM, hingga akhir Agustus telah berhasil disalurkan sebanyak 9.462.482 KPM atau capaiannya sekitar 94,64 persen.

Faizal menuturkan, KPM yang masuk dalam Surat Instruksi Penyaluran (SI) dari Kementerian Sosial RI sebagai penerima BST 2021. Pelaksanaan program BST 2021 juga beriringan dengan program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan program keluarga harapan.

Dia menyatakan, BST bisa membantu meringankan beban para KPM di tengah pandemi covid-19. Terutama bagi kelompok miskin dan rentan, sehingga para KPM bisa memenuhi kebutuhan dasar.

"Adanya BST ini masyarakat merasa sangat terbantu, banyak yang berharap bantuan bisa terus digulirkan," tutup Faizal.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id