Tekan Harga Gula, Disperindag Jateng-IGN Gelar Operasi Pasar

    Eko Nordiansyah - 10 Mei 2020 10:52 WIB
    Tekan Harga Gula, Disperindag Jateng-IGN Gelar Operasi Pasar
    Tekan harga gula, Disperindag Jateng-IGN gelar operasi pasar. Foto: Istimewa
    Jakarta: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah menggandeng PT. Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring Kendal, kembali menggelar Operasi Pasar (OP) gula di Pasar Gede dan Pasar Nusukan, Solo. Operasi pasar ini dimaksudkan untuk menekan harga gula.

    Kepala Disperindag Provinsi Jateng, Muhammad Arif Sambodo mengatakan, operasi pasar akan dilakukan sampai akhir Ramadan di beberapa daerah. Diharapkan upaya ini bisa semakin mempercepat penurunan harga gula, sehingga dapat mengurangi beban masyarakat Jawa Tengah.

    "Alhamdulilah harga gula yang sempat sampai Rp18 ribu sampai Rp18.500 per kilogram (kg) sekarang trennya terus turun. Ini kita dorong terus dengan operasi pasar dan kita langsung intervensi ke pasar," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 10 Mei 2020.

    Operasi pasar ini digelar setelah sebelumnya dilakukan kegiatan serupa pada beberapa daerah di Jawa Tengah, antara lain  Pasar Gede Solo Temanggung, Kabupaten Kendal, Pasar Suruh Kabupaten Semarang dan Pasar Bintoro Demak.

    "Kami dari produsen mencoba untuk membantu pemerintah menekan harga gula dengan cara langsung memutus jalur distribusi. Jadi dari  produsen masuk langsung ke konsumen ke pasar-pasar," ungkap Direksi PT Industri Gula Nusantara Burhan.

    Operasi pasar kembali digelar di Solo, karena kawasan ini masih menunjukkan adanya kelangkaan gula sehingga harganya melambung. Dalam operasi pasar di Pasar Gede dan Pasar Nusukan gula dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram dan setiap pembelian dibatasi maksimal dua kilogram.

    "Gula merupakan salah satu bahan kebutuhan pokok yang dapat berpengaruh pada meningkatnya inflasi. Dengan operasi pasar ini, diharapkan dapat menekan inflasi dan membantu masyarakat," ujar Sekretaris Daerah Solo Ahyani.

    Operasi pasar ini membuat warga senang. Salah seorang warga Banjarsari, Ngayadi menilai operasi pasar ini cukup membantu karena harganya cukup murah. "Di warung harganya sudah Rp17 ribu per kilogram, di operasi pasar ini Rp25 ribu dapat dua kilogram, ya murah," katanya.

    Di tengah antusiasme warga, petugas tetap memberlakukan pengaturan agar protokol physical distancing untuk mencegah penyebaran covid-19. Pembeli dan penjual diwajibkan menjaga jarak, memakai masker dan membersihkan tangan dengan hand sanitizer.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id