Apindo: Izin Operasional Industri Strategis Keputusan Terbaik

    Ilham wibowo - 24 April 2020 10:03 WIB
    Apindo: Izin Operasional Industri Strategis Keputusan Terbaik
    Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Apindo Hariyadi Sukamdani. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin.
    Jakarta: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memastikan bakal mendukung penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah diperpanjang seperti di DKI Jakarta. Langkah tersebut untuk memutus mata rantai penularan virus korona (covid-19).

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan bahwa kesehatan masyarakat dan sirkulasi ekonomi merupakan dua komponen utama kepentingan nasional. Sembari memprioritaskan pemutusan penyebaran covid-19, mempertahankan ekonomi agar mengurangi terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) juga perlu dilakukan.

    "Mengharapkan pemerintah tetap mengedepankan dua kepentingan tersebut secara paralel," kata Hariyadi melalui keterangan resmi, Jumat, 24 April 2020.

    Implementasi PSBB telah bertambah mejadi 18 daerah dan penting untuk ditaati oleh seluruh pemangku kepentingan demi keselamatan masyarakat dalam skala luas. Akan tetapi penerapan PSBB tersebut juga berpotensi mengakibatkan munculnya kerawanan sosial dari terhentinya aktivitas ekonomi riil.

    Menurut Hariyadi, berbagai jenis pusat perbelanjaan, pabrik atau perusahaan skala besar menengah dan kecil terhenti dan tidak mampu lagi memberikan gaji atau tunjangan kepada pekerjanya. Data Kemenaker per 20 April 2020, jumlah pekerja yang terdampak covid-19 sebanyak 2.084.593 pekerja dari sektor formal dan informal yang berasal dari 116.370 perusahaan.

    Rinciannya jumlah perusahaan dan pekerja formal yang dirumahkan adalah 1.304.777 dari 43.690 perusahaan. Sedangkan pekerja formal yang di-PHK sebanyak 241.431 orang pekerja dari 41.236 perusahaan.

    "Akibatnya pada jangka menengah nanti akan berpotensi memunculkan masalah baru yaitu stagnansi ekonomi, efek domino yang terjadi adalah munculnya penggangguran baru dan tidak terserapnya angkatan kerja dari fresh graduate," ungkapnya.

    Terkait dengan upaya menjaga kelangsungan ekonomi, kata Hariyadi, Apindo mendukung adanya surat edaran (SE) Kementerian Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 dan Nomor 7 Tahun 2020. Kedua kebijakan tersebut terkait dengan pelaksanaan operasional dan mobilitas pabrik dalam situasi kedaruratan Kesehatan masyarakat akibat dari penyebaran covid-19.

    "SE Menteri Perindustrian ini adalah salah satu opsi yang baik agar dunia usaha tidak serta merta terhenti mengingat kepentingan untuk tetap memberikan pekerjaan dan penghasilan bagi karyawan dan ekonomi secara makro," paparnya.

    Hariyadi memastikan industri strategis yang telah mendapatkan izin operasional tetap wajib mengedepankan protokol kesehatan sesuai ketentuan dan peraturan. Sosialisasi juga terus dilakukan untuk mengikuti dan mematuhi prosedur yang dikeluarkan pemerintah Republik Indonesia melalui Surat Menteri Perindustrian kepada Gubernur Bupati dan Walikota seluruh Indonesia bernomor S/336/M-IND/IV/2020.

    "Pada intinya Kementerian Perindustrian dapat memberikan izin operasional atau mobilitas kegiatan industri dan dapat melakukan pencabutan apabila diketemukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan," tuturnya.

    Hariyadi menambahkan, dalam hal stimulus untuk dukungan pertumbuhan ekonomi pihaknya sudah memohon kepada Presiden Joko Widodo melalui surat bernomor 145/DPN/3.2.1/5C/IV/20 tertanggal 20 April 2020 tentang Rekomendasi. Surat tersebut pada intinya terkait dengan permohonan stimulus pajak dan restrukturisasi utang.

    "Apindo memberikan apresiasi kepada pemerintah dalam upayanya untuk menjaga kesehatan masyarakat dan ekonomi masyarakat agar tetap terjaga dengan baik," pungkasnya.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id