comscore

Tarif Listrik Indonesia Termurah se-ASEAN

Annisa ayu artanti - 06 April 2022 14:52 WIB
Tarif Listrik Indonesia Termurah se-ASEAN
Tarif listrik. Foto : PLN.
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tetap menjaga daya beli masyarakat di tengah maraknya kenaikan harga komoditas energi di tengah konflik geopolitik global. Kepastian tersebut dibuktikan dari besaran tarif tenaga listrik di Indonesia saat ini.

Berdasarkan data PLN Maret 2022, tarif listrik Indonesia dinilai masih murah dan bisa bersaing dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara (negara-negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).
"Kami pastikan tarif listrik di Indonesia masih tergolong murah dibandingkan negara-negara lain di regional ASEAN," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam siaran pers, Rabu, 6 April 2022.

Sebagaimana diketahui, besaran tarif rata-rata saat ini untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi (tariff adjustment) sebesar Rp1.445 per kWh. Besaran tarif ini jauh lebih murah dibanding tarif listrik rumah tangga di Thailand yang mencapai Rp1.597 per kWh, Vietnam Rp1.532 per kWh, Singapura Rp2.863 per kWh, dan Filipina Rp2.421 per kWh.

Sementara untuk golongan Bisnis Menengah-TR, tarif listrik di Indonesia ditetapkan sebesar Rp1.445 per kWh, masih lebih murah dibandingkan di Filipina yang sebesar Rp1.636 per kWh, Malaysia sebesar Rp1.735 per kWh, Vietnam sebesar Rp1.943 per kWh, dan Singapura sebesae Rp2.110 per kWh. Tarif Indonesia untuk golongan ini hanya sedikit di atas Thailand yang sebesar Rp1.413 per kWh.

Bahkan pada golongan Bisnis Besar-TM, tarif listrik di Indonesia merupakan yang termurah se-ASEAN, yakni Rp1.115 per kWh, bila dibandingkan konsumen kelas yang sama di Singapura mencapai Rp2.063 per kWh, Vietnam Rp1.787 per kWh, Filipina Rp1.603 per kWh, Thailand Rp1.370 per kWh, dan Malaysia Rp1.227 per kWh.

"(Tarif) ini sebagai langkah stimulus pemerintah guna menggaet investor untuk memperbaiki iklim bisnis di Indonesia di tengah pandemi," jelas Agung.

Di samping itu juga terdapat tarif untuk jenis pengguna Industri Menengah-TM yakni sebesar Rp1.115 per kWh. Tarif ini juga lebih murah daripada tarif di Singapura yang mencapai Rp1.922 per kWh, Filipina Rp1.567 per kWh dan Vietnam Rp1.117 per kWh. Tarif ini berada sedikit di atas Malaysia yang tarifnya Rp1.060 per kWh dan Thailand Rp991 per kWh.

Adapun jenis pengguna industri besar di Indonesia sebesar Rp997 per kWh, hanya sedikit lebih tinggi dibanding Thailand Rp990 per kWh dan Malaysia Rp991 per kWh . Untuk kelas ini Singapura mematok tarif Rp1.863 per kWh, Filipina Rp1.559 per kWh, dan Vietnam Rp1.060 per kWh.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id