comscore

Lampaui Target, Progres RDMP Balikpapan Sudah 46,92%

Antara - 09 Januari 2022 11:16 WIB
Lampaui Target, Progres RDMP Balikpapan Sudah 46,92%
Ilustrasi kilang minyak - - Foto: dok Pertamina
Jakarta: Pengerjaan proyek peningkatan kilang atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur mencapai 46,92 persen dari target penyelesaian pada 2024.
 
"Kami terus mengejar penyelesaian proyek itu untuk dapat meningkatkan kapasitas dan juga peningkatan kualitas pengolahan kilang," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Minggu, 9 Januari 2022.
 
Nicke memastikan proyek pengembangan kilang minyak Balikpapan dan Lawe-lawe tetap berjalan meskipun di tengah pandemi covid-19.
 
"Kendala pasti ada seperti pengadaan barang dari luar karena pelabuhan sejumlah negara sempat lockdown akibat pandemi. Namun proyek strategis nasional ini ditargetkan selesai tepat waktu pada November 2024," terang dia.

Nicke menjelaskan proyek RDMP ini sangat strategis terhadap upaya peningkatan ketahanan energi nasional. Kapasitas produksi produk BBM dan non-BBM RDMP Balikpapan akan meningkat menjadi 360 ribu barel per hari (MBOPD) dari sebelumnya sebesar 260 MBSD.

 



Selain itu, RDMP Balikpapan juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk BBM menjadi Euro V dan target penyerapan TKDN minimum 30 persen.

"Kompleksitas kilang juga akan bertambah sehingga bisa menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dan bisa mengolah minyak mentah dengan kandungan sulfur lebih tinggi," katanya.

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Djoko Priyono menambahkan capaian proyek RDMP Balikpapan sebesar 46,92 persen tersebut, melampaui target yang ditetapkan pada 2021 sebesar 45,54 persen.

Berikut realisasi proyek RDMP Balikpapan:

  1. Tahap engineering 9,69 persen.
  2. Procurement 25,32 persen.
  3. Konstruksi 11,79 persen.
  4. Commissioning 0,12 persen.
Ia menjelaskan proyek RDMP Balikpapan hingga akhir 2021 telah memiliki tingkat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 30,06 persen atau senilai Rp8,4 triliun, dari target TKDN hingga sekitar 35 persen.

Partisipasi perusahaan nasional (vendor dan manufaktur) dalam proyek RDMP Balikpapan mencapai 73 vendor dengan 174 paket pengadaan manufaktur lokal.

Proyek ini juga secara langsung sudah mulai berkontribusi terhadap perekonomian karena hingga Desember 2021 telah melibatkan sebanyak 79 kontraktor/subkontraktor dengan 138 paket pengerjaan, dan menyerap sebanyak 10.048 tenaga kerja lokal.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id