Kebijakan Cukai Tembakau Diminta Tak Mengabaikan Industri dan Petani

    Eko Nordiansyah - 20 September 2021 14:54 WIB
    Kebijakan Cukai Tembakau Diminta Tak Mengabaikan Industri dan Petani
    Ilustrasi petani tembakau - - Foto: Medcom



    Jakarta: Pemerintah diminta untuk tidak abai kepada petani tembakau dan industri hasil tembakau (IHT) dalam menetapkan kebijakan cukai hasil tembakau (CHT). Apalagi kontribusi IHT yang besar bagi penerimaan negara, sehingga butuh dukungan pemerintah.

    Pengamat ekonomi Muhammad Hasan Hidayat mengatakan rencana kenaikan cukai tahun depan akan menjadi kekhawatiran dan tekanan bagi petani tembakau. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah agar menetapkan kebijakan yang saling menguntungkan.

     



    "Betapa tertekannya petani tembakau. Untuk ini harus diajak meninjau langsung bagaimana kondisi petani. Langkah yang harus dilakukan harus ada win-win solution dengan cara menggandeng pihak industri, petani, dan masyarakat," katanya dalam webinar dilansir dikutip Senin, 20 September 2021.

    Ketua Senat Mahasiswa UIN Jakarta Muhammad Sahrul mengatakan nasib buruh IHT harus diperhatikan dalam kebijakan cukai. Sahrul menuntut keadilan terhadap para petani dan buruh rokok yang padat karya terkait kesejahteraannya.

    "Jadi dapat disimpulkan, apa yang menjadi tujuan pemerintah dalam menerapkan kebijakan, secara jelas mengesampingkan masyarakat. Unsur kesejahteraan masyarakat ini seharusnya menjadi bagian evaluasi dan pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan cukai," ungkapnya.

    Berbagai perwakilan buruh rokok sebelumnya telah menyuarakan penolakan kenaikan CHT karena khawatir hal ini akan makin menyengsarakan kehidupan pekerja. Kenaikan tarif CHT dinilai akan memberikan ancaman PHK bagi buruh pabrikan rokok terutama bagi pekerja linting.

    "Suara hati ribuan anggota kami di Jawa Barat adalah agar tarif CHT tidak naik 2022. Jangan sampai lapangan kerja hilang akibat kenaikan tarif cukai. Apalagi zaman sedang sulit akibat pandemi," ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau, Makanan dan Minuman (FSP RTMM) Jawa Barat Ateng Ruchiat.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id