AP II Terapkan Sistem Antrean Baru Cegah Penumpukan Penumpang

    Antara - 15 Mei 2020 17:28 WIB
    AP II Terapkan Sistem Antrean Baru Cegah Penumpukan Penumpang
    Ilustrasi bandara yang dikelola AP II - - Foto: Antara/ Fauzan
    Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) menetapkan sistem antrean baru guna mencegah penumpukan calon penumpang di bandara. Kebijakan baru tersebut berlaku mulai hari ini di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

    Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin kebijakan baru tersebut penting untuk menciptakan jaga jarak saat memproses keberangkatan rute domestik di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

    “Kami telah melakukan evaluasi dan kemudian mengimplementasikan kebijakan baru. Pada pagi hari ini, 15 Mei 2020, proses keberangkatan penumpang di rute domestik berjalan lancar di Soekarno-Hatta, baik itu di Terminal 2 dan 3,” ujar Muhammad Awaluddin.

    Sistem antrean penumpang di Terminal 2 kini dibagi menjadi empat posko. Pada posko pertama penumpang diwajibkan melalui tahapan verifikasi dokumen di curb side atau menjelang pintu masuk gedung terminal.

    Kemudian, posko kedua di gedung terminal atau tempat calon penumpang mengisi dokumen kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) dan formulir epidemiologi, serta pengukuran suhu tubuh.

    Setelah itu, calon penumpang memasuki pos pemeriksaan pertama (SCP I) untuk kemudian dilakukan verifikasi surat kesehatan dan dilakukan tes kesehatan oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan. Selanjutnya calon penumpang menuju konter check-in untuk verifikasi seluruh dokumen dan memproses check-in.

    Sesuai Surat Edaran No. 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, dinyatakan bahwa setiap calon penumpang pesawat harus memenuhi syarat kelengkapan berkas dokumen sebelum diperbolehkan terbang.


    Syarat dokumen yang harus dimiliki antara lain tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat kesehatan bebas covid-19, dan lainnya.

    “Melalui sistem antrean yang baru ini, arus penumpang pagi ini sangat lancar ketika memproses keberangkatan domestik di Terminal 2. Secara umum, prosedur keberangkatan domestik juga sama dilakukan di Terminal 3 hanya saja dilakukan penyesuaian sesuai dengan bentuk terminal. Kami berharap situasi ini tetap terjaga,” kata Awaluddin.

    Selain pengaturan ulang sistem antrean, para pemangku kepentingan di Soekarno-Hatta juga menyepakati pembatasan frekuensi penerbangan menjadi hanya lima hingga tujuh penerbangan per jam di Terminal 2.

    Operator penerbangan juga menyetujui aturan mengenai maskapai hanya mengangkut penumpang separuh atau 50 persen dari total kapasitas kursi pesawat pada setiap penerbangan.

    “Dibatasinya jumlah penumpang mendukung physical distancing saat penerbangan dan juga mendukung kelancaran proses keberangkatan,” pungkas dia.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id