comscore

Holding Industri Pertahanan akan Memperkuat Daya Saing

Ade Hapsari Lestarini - 27 Agustus 2020 11:31 WIB
Holding Industri Pertahanan akan Memperkuat Daya Saing
Seorang pengunjung saat sedang melihat pameran alutsista. Foto: dok MI/Ramdani.
Jakarta: Pembentukan holding industri pertahanan dalam negeri diharapkan bisa membuat industri pertahanan lebih efisien dan berdaya saing sehingga bisa memasok kebutuhan dalam negeri.

Holding industri pertahanan akan menggabungkan PT Len Industri, PT Dirgantara Indonesia (DI), PT Pindad, dan PT Dahana.
Direktur Utama (Dirut) PT Len Industri Zakky Gamal Yasin menjelaskan pihaknya sedang dalam proses membangun konsolidasi dan sinkronisasi untuk memperkuat industri pertahanan berdaya saing dan mandiri.

Hanya saja, Zakky tidak menyinggung kapan kepastian holding industri pertahanan tersebut akan terbentuk.

"LEN memimpin klaster industri pertahanan, di bawahnya ada PT DI, Pindad, dan Dahana. Kita sedang berporoses jadi satu holding menjadi satu industri pertahanan, agar maju, mandiri, dan berdaya saing, dan terkemuka di regional Asia," kata Zakky, dalam keterangan resminya, Kamis, 27 Agustus 2020.

Menurut dia holding ini diadakan agar industri pertahanan bisa lebih mumpuni dalam memasok kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI, Polri, dan lembaga keamanan lain, seperti Badan Keamanan Laut (Bakamla), serta Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN).

Menurut Zakky, industri pertahanan milik pemerintah sedang membuat master plan agar bisa tembus di urutan 50 besar perusahaan industri pertahanan dunia. Target lainnya yang harus tercapai pada 2024, sambung dia, kontribusi industri pertahanan nasional bisa membuat produk dengan komponen lokal mencapai 50 persen.

Untuk mewujudkan itu, Zakky menyebut industri pertahanan BUMN harus bersinergi dan berada dalam satu klaster untuk memperkuat finansial dan mengintegrasikan rantai pasokan dan ekosistem.

"Ekosistem harus kerja sama semua yang ada di Indonesia, termasuk dengan BUMS (badan
usaha milik swasta). Ini yang kita bangun menjadi kekuatan industri pertahanan nasional. Ini road map 2020-2024, ini program unggulan, kita inisiasi dan target kami sampaikan agar bisa kita capai," kata Zakky.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id