Jadi Rebutan, Menaker: Perusahaan Harus Inden Pekerja Lulusan BLK

    Annisa ayu artanti - 26 Februari 2021 06:41 WIB
    Jadi Rebutan, Menaker: Perusahaan Harus Inden Pekerja Lulusan BLK
    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: dok MI/M. Irfan.



    Banten: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengeklaim lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) diminati industri dan dunia usaha.

    Saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang I Tahun 2021 di Serang, Banten, ia menyebutkan animo masyarakat dan perusahaan sangat tinggi untuk jenis memperoleh pekerja lulusan BLK.






    Tercatat ada beberapa perusahaan yang rela menunggu lulusan BLK untuk segera dipekerjakan. Sementara, untuk jumlah peserta gelombang pertama PBK 2021 sebanyak 368 peserta dengan jurusan unggulan las dan listrik.

    "Bahkan perusahaan indent untuk mendapatkan alumni Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang," kata Ida dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Februari 2020.

    Ia menjelaskan program BLK dibentuk untuk memperkuat pelatihan vokasi sebagai program unggulan peningkatan kualitas SDM Indonesia. Kemnaker juga menjadikan program transformasi BLK sebagai salah satu lompatan besar yang dilaksanakan pada saat ini.

    Adapun, arah kebijakannya adalah mengubah secara total BLK sebagai Balai Pelatihan Vokasi yang menjadi pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.

    "Kedepannya akan terus dilakukan penguatan SDM instruktur, peningkatan kualitas dan kurikulum pelatihan, pengembangan kurikulum dan SKKNI  berbasis kebutuhan industri serta peningkatan pengakuan atas kompetensi lulusan," ujarnya.

    Ida menambahkan, pihaknya juga akan terus mendorong seluruh proses pelatihan di BLK memenuhi kebutuhan pasar kerja. Kemnaker akan bersinergi dengan dunia usaha dan dunia industri.

    "Dua kepentinganya yakni kesempatan magang dan penempatan sehingga pelatihan di sini tak melahirkan pengangguran baru karena mereka bisa dipastikan penempatannya di industri atau perusahaan," jelasnya.

    Adapun pada 2021 BBPLK Serang telah menjalin kerja sama dengan beberapa dunia industri antara lain PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.

    Kerja sama ini untuk menyiapkan tenaga kerja bagi perluasan pabrik PT Chandra Asri grup di Kota Cilegon yang membutuhkan sekitar 25 ribu tenaga kerja di semua bidang kerja sama dengan perusahaan yang menangani proyek PLTU Jawa IX dan X Suralaya, Cilegon, Banten.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id