Mendag: Sinergitas Dorong Pemulihan Ekspor Produk Kreatif RI

    Husen Miftahudin - 27 November 2020 10:45 WIB
    Mendag: Sinergitas Dorong Pemulihan Ekspor Produk Kreatif RI
    Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani
    Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyatakan perlunya kerja sama berbagai pihak dalam mendorong pemulihan pasar ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia di masa pandemi covid-19. Untuk itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan terus meningkatkan sinergitas dengan instansi dan lembaga terkait.

    Salah satu sinergi yang dilakukan Kemendag yakni dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam memajukan perekonomian Indonesia. Melalui sinergi tersebut, diharapkan ekspor dan daya saing produk ekspor Indonesia, khususnya produk-produk ekonomi kreatif terus meningkat.

    "Untuk itu diperlukan dukungan berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut," ungkap Agus, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2020 dikutip Jumat, 27 November 2020.

    Menurutnya produk ekonomi kreatif memiliki peluang besar di pasar global. Berdasarkan kinerja ekspor periode Januari-Agustus 2020, beberapa produk ekonomi kreatif yang berpotensi untuk terus tumbuh ekspornya adalah fesyen, kriya, dan makanan olahan.

    "Produk ini juga memiliki potensi pasar yang cukup beragam mulai dari Eropa, Asia, Amerika, dan Timur Tengah," imbuh dia.

    Agus mengakui ada beberapa tantangan perdagangan produk ekonomi kreatif yang harus dihadapi pada 2021. Tantangan tersebut yaitu, pertama, berbagai industri kreatif yang menunjukkan ketahanan walaupun ada perubahan gaya konsumsi masyarakat. Kedua, revolusi Industri ke-4 dapat dimanfaatkan oleh industri kreatif, khususnya dalam pemanfaatan tren digital.

    "Penggunaan niaga elektronik, jejaring sosial, dan digital streaming services merupakan kunci dari transformasi media, gim, musik, dan fesyen," ujarnya.

    Menurut kajian Kemendag mengenai multiplier analysis dari intangible digital goods terhadap perekonomian Indonesia, terdapat 10 sektor teratas yang memberikan peningkatan nilai tambah ekonomi secara signifikan. Dari seluruh sektor tersebut, delapan di antaranya merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif.

    "Musik memberikan dampak yang paling signifikan, diikuti penerbitan, dan periklanan. Hasil kajian ini semakin memberikan rasa percaya diri bahwa ekonomi kreatif telah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia," jelas Mendag.

    Kinerja ekspor produk kreatif unggulan seperti produk fesyen, makanan olahan, kerajinan, dan dekorasi rumah menempati peringkat tertinggi jika dilihat dari sisi volume dan nilai. Pada periode Januari-September 2020, produk makanan olahan dan dekorasi rumah mencatatkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya meski dipengaruhi pandemi.

    Pada periode Januari-September 2020, total ekspor produk fesyen Indonesia mencapai USD10,17 miliar. Negara tujuan utama ekspor produk fesyen adalah Amerika Serikat sebanyak 40,39 persen dari total ekspor, Jepang (8,15 persen), Tiongkok (7,09 persen), Jerman (5,35 persen), dan Belgia (4,83 persen).

    Untuk produk makanan olahan, total ekspor Indonesia mencapai USD3,14 miliar. Negara tujuan utama produk makanan olahan adalah Amerika Serikat (21,20 persen), Filipina (14,80 persen), Malaysia (7,36 persen), Singapura (5,29 persen), dan Tiongkok (5,25 persen).

    Sementara untuk produk dekorasi rumah nilai ekspor Indonesia mencapai USD1,79 miliar. Negara tujuan utama produk dekorasi rumah adalah Amerika Serikat (47,89 persen), Jepang (7,76 persen), Belanda (5,68 persen), Belgia (5,21 persen), dan Singapura (4,16 persen).

    "Saya berharap produk Indonesia dapat diterima di seluruh negara tujuan ekspor, tanpa mengalami hambatan tarif maupun hambatan nontarif. Semoga produk Indonesia juga semakin digemari seluruh konsumen mancanegara, sehingga dapat tercipta hubungan bisnis yang berkelanjutan dalam jangka panjang antara eksportir Tanah Air dan para buyer," tutup Agus.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id