The Body Shop Alihkan 40% Penjualan ke Online

    Nia Deviyana - 24 November 2020 09:38 WIB
    The Body Shop Alihkan 40% Penjualan ke <i>Online</i>
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Pandemi covid-19 dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat peralihan dari penjualan offline ke penjualan online semakin cepat. Hal ini juga dilakukan sebagai efisiensi demi menyelamatkan bisnis.

    The Body Shop Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang mengambil langkah tersebut dengan mengalihkan 40 persen penjualan mereka ke online, dari yang semula mayoritas (98 persen) berasal dari toko offline.

    "The Body Shop Indonesia berkomitmen penuh menjaga keberlangsungan bisnis dengan berhasil mempertahankan 1.300 karyawan untuk tetap produktif dan tidak akan melakukan lay-off terhadap para karyawan," ujar GM Human Resource (HR) The Body Shop Indonesia Mirna Harahap melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 24 November 2020.

    Mirna melanjutkan, saat pertama kali PSBB dilakukan pada Maret 2020, 90 persen toko offline ditutup dan sebagian besar dialihkan ke saluran online. Transisi di era pandemi ini juga membawa beberapa hal baru.

    Perusahaan berkolaborasi dengan System Application and Product in Data Processing (SAP) untuk memanfaatkan penggunaan teknologi Human Resource yaitu SAP Qualtrics untuk dapat meningkatkan produktivitas karyawan.

    Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro menyatakan teknologi memiliki peranan penting agar bisnis bisa bertahan. Di saat disrupsi terjadi akibat covid-19, perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan digital platform, dan resource planning mampu bertahan dan mampu melakukan penyesuaian pada bisnisnya dengan lebih baik.

    "Dengan beberapa kemampuan yang dimiliki, SAP dapat membantu menyiapkan perusahaan menjadi sebuah perusahaan cerdas di berbagai sektor industri, serta memiliki solusi SAP SuccessFactors dan SAP Qualtrics Employee Engagement di bidang human resources," kata dia.

    Mirna mengakui adopsi teknologi di bidang manajemen HR maupun pengalaman berbelanja online di The Body Shop sedianya baru akan dilakukan dua tahun mendatang, namun covid-19 memaksa perusahaan melakukannya lebih cepat dari yang diperkirakan.

    Mirna menambahkan, dengan situasi saat ini, prioritas utama perusahaan adalah terus berkembang bersama karyawan. Karyawan menjadi prioritas utama perusahaan dan mereka saling mendukung satu sama lain untuk tetap fokus pada bisnis.

    Saat ini sekitar 100 persen karyawan sudah kembali ke toko dan sisanya kembali ke kantor. Tentunya dengan menerapkan sistem kerja shift 50-50 sesuai aturan pemerintah.

    "Walaupun mal-mal sempat dibuka sebagian, suasananya akan sangat berbeda dari sebelumnya. Kami telah melatih staf toko kami untuk melindungi diri mereka dan konsumen dengan APD yang benar seperti masker dan face shield. Kami juga mendesain ulang tatanan toko untuk pembatasan sosial dan meningkatkan standar kebersihan di seluruh jaringan toko," pungkasnya.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id