Bukan Sekadar Angka

    Angga Bratadharma - 21 Juli 2021 13:56 WIB
    Bukan Sekadar Angka
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id



    BUKAN sekadar angka tapi nyata. Kalimat itu sering dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan termasuk disematkan dalam postingan di Instagram pribadinya terkait covid-19. Tak hanya angka kasus covid-19, angka-angka ekonomi juga kerap keluar dari mulut para pejabat pemerintah yang menyatakan perekonomian sedang 'sakit' akibat dijangkit virus mematikan tersebut.

    Dalam salah satu postingannya, Anies meminta kepada masyarakat untuk tidak pernah anggap laporan kematian itu sekadar angka. Bahkan, di salah satu unggahan Instagramnya, ketika Anies berada dalam satu frame dengan keluarga yang salah satu anggota keluarganya meninggal akibat covid-19 seharusnya kian meyakinkan bahwa covid-19 jangan dianggap sepele.

     



    "Kemarin para petugas Distamhut menguburkan 281 jenazah. Itu adalah kisah pilu ribuan keluarga. Orang tercinta yang sebulan lalu masih bugar dan bahagia. Semua berubah. Sore kemarin, saat masuk ke pemakaman para syuhada ini terasa pangling. Hanya dalam hitungan hari, hamparan tanah lapang itu berubah jadi deretan kuburan yang amat banyak," kata Anies.

    Postingan Anies hanya satu di antara kisah lainnya di saat Indonesia terus memerangi pandemi covid-19. Kini, Tanah Air masih tidak baik-baik saja. Banyak korban berjatuhan ketika sedang menghadapi covid-19. Korbannya pun tidak pandang bulu, baik yang tua, muda, anak kecil, pejabat, orang biasa, hingga awak media.

    Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat penyebaran covid-19 di Indonesia pada Selasa, 20 Juli 2021 kembali meningkat 38.325 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Sebelumnya, penambahan kasus harian sempat melandai, yakni 34.257 pada Senin, 19 Juli 2021.

    Bukan Sekadar Angka

    "Total kasus konfirmasi positif 2.950.058 orang," tulis data Satgas Penanganan Covid-19.
     
    Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan 179.275 spesimen dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM). Sementara itu, pasien sembuh bertambah 29.791 orang yang artinya total pasien sembuh sebanyak 2.323.666 orang.

    Sedangkan pasien meninggal akibat covid-19 bertambah 1.280 per Selasa, 20 Juli. Total korban jiwa akibat virus korona di Tanah Air mencapai 76.200. Kasus aktif bertambah 7.254 menjadi 550.192. Kasus aktif meliputi jumlah orang yang terkonfirmasi positif ditambah orang yang menjalani isolasi mandiri atau menunggu hasil tes covid-19 di rumah sakit.

    Meski angka kasus covid-19 tidak lagi di atas 50 ribu, namun Pekerjaan Rumah (PR) semua orang tanpa terkecuali termasuk pemerintah di Indonesia masih belum selesai. Masih perlu ada kerja sama, gotong royong, bahu membantu, tolong menolong, hingga saling menghargai di masyarakat dan pemerintah agar covid-19 bisa ditekan sedemikian rupa.

    Melanjutkan PPKM darurat

    Namun, ibarat buah simalakama. Langkah pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 via PPKM darurat justru menimbulkan guncangan di masyarakat terutama mereka yang merasa bahwa bantuan yang diberikan pemerintah tidak merata dan tak 'terasa'. Kendati demikian, pemerintah tetap memutuskan untuk melanjutkan PPKM darurat.

    "Penerapan PPKM darurat dari 3 Juli 2021 adalah kebijakan yang tidak bisa kita hindari, yang harus diambil pemerintah meskipun sangat berat. Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan pelaksanaan PPKM darurat sampai 25 Juli 2021," kata Presiden Jokowi.

    Selanjutnya jika tren kasus terus mengalami penurunan maka pada 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap beberapa jenis kegiatan perekonomian. "Saya minta kita semua bisa bekerja sama dan bahu membahu untuk melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus covid-19 akan segera turun dan tekanan kepada rumah sakit berkurang," kata Jokowi.
     



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id