comscore

Bersatu Memerangi Pandemi Covid-19

Angga Bratadharma - 05 Juli 2021 13:34 WIB
Bersatu Memerangi Pandemi Covid-19
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
KABAR duka seperti belum mau berhenti datang ketika gelombang covid-19 kembali menghantam keras Indonesia. Ekonom senior Indef Enny Sri Hartati, contohnya, tutup usia akibat covid-19 pada Kamis malam, 1 Juli. Lalu Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Rachmawati Soekarno meninggal akibat covid-19 pada Sabtu, 3 Juli.

Kemudian pada Minggu, 4 Juli, artis sekaligus politikus Partai Demokrat Jane Shalimar meninggal dunia usai dinyatakan positif covid-19. Tak hanya itu, sebelumnya Ketua Presidium IPW Neta Saputra Pane pun meninggal akibat covid-19. Kabar tersebut tentu sangat menyedihkan terutama bagi keluarga dan para kerabat terdekat.

 



Namun di tengah kesedihan itu dan di saat beban kian berat di pundak akibat gelombang lanjutan covid-19 di Indonesia ternyata masih ada saja perpecahan di antara masyarakat di Indonesia. Hal itu, misalnya, seperti masih ada yang tidak percaya covid-19 dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.

Kemudian ada masyarakat yang menerobos aturan yang diberlakukan pemerintah yang salah satunya penerapan PPKM Darurat. Hal ini tentu sangat disayangkan karena tidak sedikit dari masyarakat di Tanah Air yang percaya adanya covid-19 dan terus berupaya menjaga protokol kesehatan dan patuh terhadap aturan PPKM Darurat agar pandemi bisa segera mereda.

Perseteruan dan debat kusir tentang covid-19 dan bagaimana pemerintah mengendalikan pandemi seperti tak habis-habisnya dibahas terutama di media massa, media sosial, hingga pesan berantai di grup WhatsApp. Di media massa, misalnya, lebih sering menayangkan berita mengerikan tentang covid-19 ketimbang mengedukasi, memotivasi, atau menayangkan hal positif.

Sedangkan di media sosial dan grup WhatsApp tak sedikit ada masyarakat yang membagikan informasi yang tak jelas sumbernya dan cenderung menakuti-nakuti tentang covid-19. Belum lagi ajakan-ajakan tak perlu menerapkan protokol kesehatan, covid-19 adalah konspirasi, hingga membenturkan kebijakan pemerintah dengan perintah agama tanpa dasar hukum agama.

Bersatu Memerangi Pandemi Covid-19

Namun bukan berarti kesemuanya hanya hal-hal negatif. Banyak juga konten-konten yang disajikan oleh media massa, media sosial, dan pesan berantai di grup WhatsApp yang positif dan memotivasi. Tentu hal-hal yang positif dan memotivasi ini harus diperbanyak agar suasana kondusif terbangun dan imunitas serta rasa persatuan dan kesatuan terwujud di Indonesia.

Memerangi pandemi covid-19

Video bernada positif dari Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya, misalnya, yang dibagikan di salah satu grup WhatsApp jurnalis. Dalam video itu, Tantowi memberikan pengalamannya terkait upaya Pemerintah Selandia Baru dalam memerangi pandemi covid-19. Ia menilai hal baik bisa diambil dari langkah Pemerintah Selandia Baru.

Ia mengatakan ada tiga hal yang bisa dipelajari dari Pemerintah Selandia Baru yang dianggap sebagai salah satu negara yang berhasil keluar dari krisis covid-19. Pertama, Pemerintah Selandia Baru melakukan penutupan perbatasan. Kedua, melakukan lockdown, baik lokal maupun nasional.

"Dan yang ketiga adalah partisipasi masyarakat melalui tim yang mereka sebut sebagai tim 50 juta orang. 50 juta orang ini adalah keseluruhan dari penduduk Selandia Baru. Setiap orang di Selandia Baru ini mempunyai peran masing-masing untuk mendukung pemerintah dalam merespons covid-19," tuturnya.

Bersatu

Jika ada yang menilai masyarakat di Selandia Baru tak ada yang oposisi, Tantowi membantahnya. Menurutnya tidak semua rakyat di Selandia Baru mendukung pemerintah dan ada oposisi yang sangat kuat di parlemen. Namun, ketika menyangkut semua kepentingan dan keselamatan bersama maka tidak ada seorang pun yang berpendapat berbeda. Semuanya bersatu.

"Atau melakukan aksi melawan kebijakan pemerintah. Barangkali poin ketiga ini (tim 50 juta orang) yang menjadi sumber utama kesuksesan (Selandia) dalam menanggulangi covid-19. Insya Allah hal-hal baik yang kami bagikan dari pengalaman kami berada di Selandia Baru selama covid-19 menjadi inspirasi saudara-saudaraku di Indonesia di manapun Anda berada," ucapnya.
 

Halaman Selanjutnya
"Kita harus bersatu tidak bisa…






Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id