comscore

Krisis Evergrande dan Emiten Properti Indonesia

Arif Wicaksono - 29 September 2021 10:59 WIB
Krisis Evergrande dan Emiten Properti Indonesia
Properti Indonesia. Foto : Mi/Galih.


"Jadi kita harus melihat dengan mewaspadai apa yang terjadi di dalam perekonomian Tiongkok dengan adanya fenomena gagal bayar dari perusahaan China Evergrande ini," kata dia dalam video conference, Kamis, 23 September 2021 lalu.
Menurut Sri Mulyani, isu risiko stabilitas terjadi apabila gagal bayar ini terjadi pada satu perusahaan konstruksi real estat yang sangat besar yaitu Evergrande. Dia mengatakan krisis China Evergande memiliki dampak yang luar biasa besar baik pada perekonomian domestik di Tiongkok maupun di dunia.

Selain krisis Evergrande, ia menyebut, berbagai downside risk terhadap pemulihan ekonomi global masih belum akan selesai. Meskipun banyak pihak memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia bisa tumbuh positif pada tahun ini.

Sisi downside risk karena munculnya varian covid-19 terbaru membuat pertumbuhan ekonomi secara global mengalami tantangan. Pertumbuhan ekonomi global masih sebesar enan persen, namun ekonomi di negara berkembang direvisi turun menjadi hanya 6,3 persen pada 2021. Ketimpangan ini bisa menghambat kinerja perusahaan di Indonesia.

Ekonomi direvisi

Risiko dari bisnis meningkat seiring dengan penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi indonesia. Lembaga keuangan asal Amerika Serikat (AS), Morgan Stanley merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 menjadi sebesar 4,5 persen. Sebelumnya, Morgan Stanley memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6,2 persen di tahun ini.
 
Dalam laporan Asia Economics Mid-Year Outlook, revisi pertumbuhan ekonomi ini karena risiko pandemi yang masih meliputi seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hal ini membuat pemulihan ekonomi lebih lambat.

Tak hanya tahun ini, Morgan Stanley juga merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun depan. Jika sebelumnya, ekonomi diperkirakan bisa tumbuh 5,5 persen, namun sekarang diturunkan 0,1 persen menjadi hanya tumbuh 5,4 persen.
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id