comscore

Ledakan Covid-19 dan PPKM Darurat

Angga Bratadharma - 30 Juni 2021 11:49 WIB
Ledakan Covid-19 dan PPKM Darurat
Ilustrasi. FOTO: MI/SUMARYANTO
INDONESIA kini punya status baru yakni menjadi salah satu negara dengan kasus aktif covid-19 tertinggi di Asia. Sebuah 'gelar' yang tidak menyenangkan dan menjadi alarm bagi semua pihak tanpa terkecuali untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan ikut program vaksinasi covid-19.

Dengan situasi sekarang ini yang tak menyenangkan, sudah waktunya tidak ada lagi orang-orang yang tak patuh dengan protokol kesehatan, abai terhadap peraturan yang berlaku di saat pemberlakuan PPKM mikro, dan menyadari bahwa covid-19 adalah nyata dan bukan konspirasi atau teori antah berantah yang sering didengungkan oleh mereka yang tak percaya covid-19.

 



Jumlah kematian akibat covid-19 seharusnya cukup menyadarkan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dan mematuhi segala peraturan yang berlaku. Di sisi lain, pemerintah beserta perangkat turunannya juga seharusnya lebih keras mengatur masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan dan aturan tanpa mengenal lelah.

Mengutip laman resmi covid19.go.id, Rabu, 30 Juni 2021, ledakan kasus covid-19 di Indonesia masih belum mereda. Pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen) bertambah sebanyak 20.467 kasus dan kumulatifnya atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga Selasa, 29 Juni mencapai 2,15 juta kasus.

Kemudian angka pasien meninggal bertambah sebanyak 463 kasus dan kumulatifnya mencapai 58.024 kasus (2,7 persen). Untuk spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 143.957 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 132.723 kasus.

Sedangkan pasien sembuh bertambah lagi sebanyak 9.645 orang. Penambahan ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga melebihi 1,8 juta orang sembuh, atau angka tepatnya 1.869.606 orang (86,7 persen). Sementara penerima vaksin per Selasa, 29 Juni 2021 bertambah sebanyak 884.876 orang dan totalnya melebihi 28 juta orang atau 28.304.774 orang.


Ledakan Covid-19 dan PPKM Darurat

Kemudian yang menerima vaksinasi kedua meningkat menjadi 13.329.738 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 40.349.049 orang. Meski demikian, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah sebanyak 10.359 kasus dan totalnya mencapai 228.835 kasus (10,6 persen).

Capai puncak

Kasus covid-19 mingguan di Indonesia telah mencapai puncaknya, bahkan lebih tinggi dari puncak kasus yang terjadi pada Januari 2021. Pada puncak yang pertama di Januari 2021, jumlah kasus mingguan mencapai 89.902 kasus, sedangkan pada minggu ini angkanya jauh lebih tinggi yaitu mencapai 125.396 kasus.


Minggu lalu, Indonesia mencatatkan angka kasus positif harian yang sangat tinggi, bahkan mencetak rekor baru yaitu kasus harian tertinggi selama pandemi yakni bertambah 21.345 kasus dalam satu hari. "Hal ini menandakan gelombang kedua kenaikan kasus covid di Indonesia," jelas Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, pada puncak kasus pertama kenaikan dari titik kasus terendah sebesar 283 persen dan memuncak dalam waktu 13 minggu. Sedangkan pada puncak kedua ini, kenaikan dari titik kasus terendah mencapai 381 persen atau hampir lima kali lipatnya dan mencapai puncak dalam waktu enam minggu.

Hal itu tentu sangat disayangkan mengingat Indonesia sempat mengalami penurunan kasus sejak puncak pertama yaitu selama 15 minggu dengan total penurunan hingga 244 persen. Adapun kenaikan yang mulai terjadi satu minggu usai periode libur Lebaran menunjukkan dampak yang ditimbulkan akibat libur panjang ternyata dapat terjadi sangat cepat.

 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id