Vaksinasi Covid-19 Dimulai

    Angga Bratadharma - 12 Januari 2021 11:50 WIB
    Vaksinasi Covid-19 Dimulai
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    KEHADIRAN covid-19 di muka bumi melahirkan berbagai macam persoalan, baik dari sisi kesehatan, kesejahteraan, sosial, maupun perekonomian. Sejumlah strategi guna memutus mata rantai penyebaran terus dilakukan. Namun sayangnya, dari kesemuanya itu belum membuahkan hasil signifikan dan angka kasusnya justru terus bertambah.

    Kondisi kian mengkhawatirkan ketika Inggris mengumumkan adanya temuan varian covid-19 baru yang lebih menular dengan sejumlah negara sudah mengidentifikasi kasus aktif varian covid-19 dari Inggris. Untuk kesekian kali, langkah pembatasan sosial dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 jenis baru itu.

    Jika menilik kebijakan pembatasan sosial atau lockdown, pada dasarnya bisa meminimalisir jumlah penambahan kasus aktif covid-19. Tapi sayangnya, masih banyak pelanggaran yang dilakukan masyarakat, belum lagi ada sebagian golongan yang memegang 'aliran' tidak percaya dengan covid-19 dan menganggap hanya propaganda pemerintah.

    Padahal, data jelas menunjukkan angka covid-19 terus bertambah dari waktu ke waktu dan yang meninggal dunia akibat virus mematikan itu sudah mencapai jutaan orang. Sewajarnya mereka yang tidak percaya dan sering melakukan pelanggaran protokol kesehatan berpikir ulang dan disiplin menerapkan protokol kesehatan demi keselamatan orang lebih banyak.

    Berdasarkan penghitungan situs pemantau Center for Systems Science and Engineering (CSSE) dari Johns Hopkins University, Minggu, 10 Januari, tercatat jumlah kasus virus korona (covid-19) di kancah global telah melampaui 90 juta. Menurut data CSSE, angka infeksi global mencapai 90,04 juta dengan total 1,931 juta kematian pada Minggu pukul 15.22 waktu AS.

    Amerika Serikat masih tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus dan kematian akibat covid-19 tertinggi di dunia masing-masing di angka 22,293 juta dan 373.588. Sementara India berada di urutan kedua dengan 10,450 juta kasus, dan Brasil setelahnya di angka 8,075 juta. Untuk angka kematian akibat covid-19, Brasil berada di urutan kedua dunia dengan 202.631.

    Vaksinasi Covid-19 Dimulai

    Negara-negara dengan angka kasus covid-19 di atas 2 juta meliputi Rusia, Inggris, Prancis, Turki, Italia, dan Spanyol. Sementara negara-negara dengan angka kematian akibat covid-19 di atas 50 ribu meliputi India, Meksiko, Inggris, Italia, Prancis, Rusia, Iran, dan Spanyol.

    Angka infeksi global covid-19 mencapai 60 juta pada 25 November lalu, menjadi 70 juta pada 11 Desember, dan 80 juta pada 26 Desember. Hanya membutuhkan waktu 16 hari bagi jumlah kasus global untuk naik dari 60 juta ke 70 juta, 15 hari ke 80 juta, dan 15 hari lagi ke 90 juta.

    Negeri Paman Sam masih menjadi negara terparah dilanda pandemi covid-19, berkontribusi terhadap lebih dari 24 persen total kasus covid-19 di dunia, dan 19 persen untuk angka kematiannya.

    Sedangkan di Indonesia, kasus positif covid-19 juga terus bertambah dengan ada tambahan sebanyak 8.692 kasus baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir. "Total ada 836.718 kasus covid-19 terkonfirmasi di Indonesia," tulis data yang tertera pada laman resmi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Senin, 11 Januari 2021.
     



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id