Berjibaku Demi Terhindar dari Resesi

    Media Indonesia.com - 21 September 2020 10:40 WIB
    Berjibaku Demi Terhindar dari Resesi
    Foto: dok MI.
     

    Diambang Resesi

    Berdasarkan data tradingeconomics.com, hingga 15 September 2020, lebih dari 75 negara sudah terjerembab ke jurang resesi. Dana Moneter Internasional (IMF), lembaga yang bertugas mempererat kerja sama moneter global dan kestabilan keuangan dunia, bahkan memperkirakan resesi ekonomi global pada 2020 terkontraksi hingga 4,9 persen, dan menjadi negatif 5,4 persen pada 2021.

    "Untuk pertama kalinya sejak depresi hebat, negara berkembang dan negara maju akan mengalami resesi di 2020," kata Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath.

    Saat ini Indonesia dalam hitungan hari menuju akhir September 2020 (kuartal III). Ini akan menjadi waktu pembuktian apakah ekonomi Indonesia masuk ke zona resesi atau tidak. Sejumlah kalangan memperkirakan bahwa Indonesia sudah dan hampir pasti resesi dengan pertumbuhan ekonomi pada kisaran minus 1,3 persen hingga minus empat persen pada kuartal III-2020.

    Namun, pemerintah tidak mau begitu saja menyerah. Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional akan mengebut penyaluran anggaran stimulus pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang ditargetkan mencapai Rp100 triliun akhir bulan ini.

    Pencapaian pencairan stimulus PEN diharapkan dapat menciptakan daya ungkit Rp210 triliun ke perekonomian sehingga mampu memperbaiki pertumbuhan ekonomi jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

    "Namun, memang ada variabel lain yang kita tidak tahu apakah turunnya lebih dalam atau kemudian ada sektor lain yang tidak produktif, itu di luar perkiraan kita. Namun, dengan bekerja keras salurkan Rp100 triliun, kita harap dalam tiga bulan terakhir ini kita bisa berikan daya ungkit ekonomi yang cukup besar untuk kuartal III," Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 16 September 2020.

    Budi menjelaskan, hingga awal pekan ini, anggaran stimulus PEN yang sudah tersalurkan mencapai Rp87,5 triliun. Jika dihitung secara normatif menggunakan asumsi produk domestik bruto Indonesia yang setiap kuartal sebesar Rp3.625 triliun, ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 menurun sebesar Rp188 triliun.

    Oleh karena itu, Satgas PEN memberikan target penyaluran stimulus pemulihan ekonomi nasional hingga Rp100 triliun pada akhir kuartal III-2020, atau September ini, agar memberikan daya ungkit ekonomi sebesar Rp210 triliun di masyarakat.
     

    Halaman Selanjutnya
      Menatap ke Depan Kalaupun…
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id