• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Card 1 of 30

Tokoh Indonesia Timur Disebut Masuk Bursa Cawapres Jokowi

M Sholahadhin Azhar    •    13 Juli 2018 00:22
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan bursa cawapres Joko Widodo menimbulkan banyak spekulasi. Salah satu spekulasi yang muncul ialah tokoh-tokoh yang berasal dari Indonesia Timur.

"Sekarang perkembangan Indonesia ditentukan dari timur," ujar Hendri melalui siaran pers yang diterima Medcom.id, Kamis, 12 Juli 2018.

Tokoh-tokoh yang berpotensi mendampingi Jokowi yakni mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang Zainul Majdi. Nama Jusuf Kalla pun masih jadi pertimbangan.

Keempat tokoh itu disebut laik mendampingi Jokowi. Namun Hendri menyayangkan belum satu pun dari mereka yang secara terbuka mendeklarasikan diri menjadi cawapres Jokowi.

"Sejauh ini, baru ada deklarasi sporadis oleh para pendukung masing-masing," katanya.

Baca juga: Jokowi: Cawapres Mengerucut jadi 5 Nama

Terpisah, Syahrul Yasin Limpo merespons pandangan Hendri. Ia mengaku sejauh ini hanya memiliki dua fokus, yakni memenangkan Partai NasDem dan Jokowi. Fokus itu sesuai dengan target NasDem di Pemilu 2019. 

"Saya keliling dan menemui banyak orang karena dua target itu," ujar Syahrul.

Ketua DPP NasDem ini tak menampik kabar dirinya yang digadang-gadang laik mendampingi Jokowi. "Beberapa waktu lalu saya terkejut ada survei yang menyebut saya lebih dikenal dari tokoh-tokoh yang balihonya di mana-mana. Mungkin gara-gara dulu sebagai ketua APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia), saya keliling ke berbagai provinsi," pungkas Syahrul.
HUS

Card 1 of 30

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id