• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 17 OKT 2018 - RP 41.348.051.099

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Card 1 of 30

Jokowi Minta BI Jaga Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah

Erandhi Hutomo Saputra    •    02 Juli 2018 14:29
Presiden Joko Widodo. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)
Presiden Joko Widodo. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)
Jakarta: Usia 65 tahun yang dicapai Bank Indonesia (BI) merupakan bukti kematangan dalam menjaga stabilitas makro ekonomi di Indonesia. Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta agar BI mampu menjaga momentum tersebut.

"Saya percaya kredibilitas dan profesionalitas jajaran BI yamg bekerja sepenuh hati dan mewujudkan stabilitas makroekonomi BI," ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya di video yang diperlihatkan saat acara HUT BI dengan tema 'Berprestasi dan Berkontribusi Melalui Sinergi Berlandaskan Religi' di Gedung BI, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018.

Secara khusus, Presiden Jokowi meminta BI untuk menjaga inflasi tetap rendah dan nilai tukar rupiah agar tetap stabil di tengah gejolak perekonomian dunia. Hal itu agar perekonomian Indonesia dapat bertumbuh sesuai harapan masyarakat.

"Sebagai bank sentral, penjaga makro, harus mampu menjaga inflasi rendah dan nilai tukar yang stabil ini harus terus dilakukan agar perekonomian Indonesia bertumbuh sesuai harapan," jelasnya.

Selain Presiden Jokowi, testimoni juga diberikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, tantangan BI ke depan akan terus terjadi, khususnya gejolak perekonomian dari eksternal.

"Perkembangan ekonomi Indonesia akan diwarnai dengan tantangan dalam dan luar negeri," tukasnya.

Untuk itu, ia meminta BI terus bekerjasama dengan pemerintah untuk menghadapi gejolak tersebut. "Bersama pemerintah kita akan menuju perekonomian yang berkualitas, stabilitas, dan kemakmuran," ucapnya.

Adapun Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai langkah yang dilakukan BI dalam menghadapi gejolak ekonomi global sudah sangat baik. Ia meminta hal itu dipertahankan.

"Pimpinan saat ini mengalami situasi gejolak dari luar, tapi kita liat BI merespons dengan baik," tukasnya.

Sementara itu Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta BI mampu melahirkan kebijakan yang mampu membantu pemerintah mencapai pertumbuhan. "BI juga harus meningkatkan kerja sama dengan instansi lain untuk menjaga ekonomi Indonesia," pungkasnya.

 
AHL

Card 1 of 30

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id