Card 19 of 27  

Konser Sinestesia, Pertunjukan Sakral sebelum ERK Kembali Vakum

Agustinus Shindu Alpito    •    14 Januari 2016 17:48
Konser Sinestesia Efek Rumah Kaca (Foto: Protea)
Konser Sinestesia Efek Rumah Kaca (Foto: Protea)
medcom.id, Jakarta: Rabu, 13 Januari 2016, jadi momen bersejarah bagi grup musik Efek Rumah Kaca (ERK). Untuk pertama kalinya, grup yang terdiri dari Adrian, Akbar, dan Cholil itu menggelar konser tunggal di Jakarta, setelah lebih dari satu dekade berkarier. 

Teater Besar, Teater Ismail Marzuki, jadi saksi pergumulan musik antara ERK dan 1.200 penggemarnya.

Konser dibagi dalam dua babak, dengan jeda antara babak pertama dan kedua selama 15 menit. Babak pertama, ERK membawakan lagu-lagu dari album Efek Rumah Kaca (2007) dan Kamar Gelap (2008). Bisa ditebak, babak kedua mereka membawakan materi baru dari album Sinestesia (2015).

Dimulai sekitar pukul 20:15, ERK tanpa basa-basi membuka konser dengan lagu Tubuhmu Membiru....Tragis. Iringan orkestra membuat seisi ruang konser terasa syahdu.

Tata panggung dibuat minimalis. ERK bermain dalam ruang serbaputih yang ditembak cahaya proyektor berwarna-warni. 

Konser Sinestesia ERK (Foto: Protea)

Para personel ERK tak banyak bicara ketika di atas panggung.

Jelang akhir babak pertama, bassist Adrian dituntun naik ke atas panggung. Penglihatan Adrian belakangan semakin buruk. Dia tak lagi melihat. Momen kehadiran Adrian membuat para penonton riuh.

"Saya merasa bahagia. Semoga kalian juga bahagia," ucap Adrian.

Adrian duduk di sisi kiri Cholil, ikut menyanyikan lagu-lagu tersisa di babak pertama, antara lain, Laki-laki Pemalu, Hujan Jangan Marah, dan Sebelah Mata. 

Masuk ke babak kedua, para personel ERK dan musisi pendukung berganti kostum. Dalam sesi membawakan lagu-lagu dari album Sinestesia itu mereka berpakaian serbahitam. Adrian berada di atas panggung selama sesi kedua. 

Suasana magis yang sudah terbangun sejak babak pertama seperti menemukan klimaks di babak kedua. ERK membawakan materi Sinestesia secara urut sesuai album.

Efek Rumah Kaca (Foto: Protea)

Secara garis besar, ERK bukan hanya sukses menunjukkan pentas kualitas prima, tetapi membuktikan bahwa pasar memang bisa diciptakan.

Konser Sinestesia adalah konser terakhir ERK sebelum mereka kembali vakum. Dalam wawancara dengan Metrotvnews.com, satu pekan sebelum konser, Cholil menjelaskan rencananya kembali ke Amerika Serikat dalam jangka waktu yang belum ditentukan.

"Iya (ERK vakum), istri sekolah dan gue nemenin, karena bawa keluarga. Soal berapa lama (di Amerika), kira-kira selama orang mengambil studi doktoral," kata Cholil.

ELG

  Card 19 of 27