• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

  Card 9 of 30  

Pemerintah Usul Sanksi Finansial Jika tak Ada Kemajuan Pembangunan Smelter

Annisa ayu artanti    •    29 November 2017 15:13
Ilustrasi smelter. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Ilustrasi smelter. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuat sanksi tambahan kepada para perusahaan tambang yang tidak menunjukkan kemajuan dalam pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter).

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Bambang Gatot mengatakan sanksi tersebut adalah sanksi finansial. Namun aturan sanksi ini masih tahap wacana dan masih melalui pembahasan dengan Komisi VII DPR-RI.

"Ya kalau setuju ya (aturan sanksi finansial)," kata Bambang di Komplek Parlementer Senayan, Jakarta, Rabu, 29 November 2017.

Selama ini, pemerintah telah menerapkan sanksi kepada perusahaan yang tidak menunjukkan kemajuan dalam pembangunan smelter yakni pencabutan izin ekspor mineral. Namun, sanksi tersebut dinilai masih kurang. Sehingga sanksi finansial yang direncanakan akan diberlakukan.

"Iya (Kalau misalnya target enam bulannya tidak tercapai, ada sanksi finansial)," ucap dia singkat.

Nantinya, lanjut Bambang, aturan mengenai sanksi tambahan ini akan berbentuk Peraturan Menteri (Permen) ESDM. Namun ditegaskan kembali sanksi ini masih dibahas oleh pihak Kementerian ESDM dan DPR.

"Ya diatur, pengumumannya ya nanti. Bentuk detailnya, tidak tahu aku. Nanti diatur dalam bentuk Permen. Harus ada dasar payungnya lah," pungkas dia.

 
AHL

  Card 9 of 30  

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id