• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Card 1 of 30

MUI Nilai Fatwa Haram Kunjungi Israel Belum Perlu

Arga sumantri    •    15 Juni 2018 07:00
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin. Antara Foto
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin. Antara Foto
Jakarta: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin memastikan belum berencana mengeluarkan fatwa haram mengunjungi Israel. Ma'ruf Amin menilai fatwa haram kunjungi Israel belum diperlukan. 

"Selama ini kita menganggap belum perlu karena itu kan urusannya ada urusan soal diplomatik, bukan urusan keagamaan ya," kata Ma'ruf di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Juni 2018.

Ma'ruf mengatakan perlu ada kajian matang terkait usulan itu. Lagipula, belum ada kriteria tepat yang bisa mendukung terbitnya fatwa haram mengunjungi Israel. 

"Jadi kalau kita melarang ke Israel itu harus ada alasannya. Jadi harus memerlukan alasan yang tepat. Ya kan itu yang harusnya melarang negara, bukan MUI," ujar dia. 

Ma'ruf Amin pun belum mau menyimpulkan terkait polemik kunjungan Khatib Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf ke Israel. Sebab Rais Aam PBNU itu belum berbicara langsung dengan Gus Yahya.

"Secara umum dia ada undangan ke Israel, saya kira begitu. Kalau saya memang kurang sependapat untuk ke Israel, wong kita tidak ada hubungan diplomatik," tutur Ma'ruf.

Usulan fatwa haram mengunjungi Israel mencuat dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Ia menilai perlu ada fatwa haram bagi muslim Indonesia yang berkunjung ke Israel. Politisi PKS mengusulkan itu menyusul polemik lawatan Gus Yahya, yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres)
SCI

Card 1 of 30

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id