• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

  Card 3 of 13  

Endang Rachmawati

Teknologi Hadirkan Banyak Peluang untuk Wanita

Lufthi Anggraeni    •    29 Desember 2015 09:34
Endang Rachmawati, Country Manager Avaya Indonesia.
Endang Rachmawati, Country Manager Avaya Indonesia.
medcom.id, Jakarta: Teknologi tidak hanya mempengaruhi kehidupan pelaku yang berkecimpung di bidang tersebut, tapi juga kehidupan masyarakat secara luas. Ranah teknologi juga turut membawa pengaruh cara pandang sebagian besar masyarakat. Berbagai sisi kehidupan mulai tersentuh oleh teknologi dan menghadirkan kemudahan untuk para penggunanya.

Perkembangan teknologi ini turut membuka peluang lintas gender untuk ikut berprestasi di bidang ini. Terbukanya kesempatan ini tidak hanya disambut baik masyarakat luas, tetapi juga pelaku industri ini. Tak terkecuali Endang Rachmawati, yang saat diwawancara menjabat sebagai Country Manager Avaya Indonesia.

Memiliki latar belakang pendidikan di bidang IT, Endang, sapaan Endang Rachmawati, mengaku sudah menyukai bidang hitung-menghitung, seperti matematika dan fisika sejak semasa mengenyam bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Terjun ke industri teknologi disebut Endang sebagai salah satu berkah dari Tuhan, karena dinilai tepat pada waktunya, Saat lulus dari bangku kuliah, ceritanya, dunia IT tengah menggeliat bangun dan melonjak. Saat itu, internet, email, dan ISP baru memulai bisnisnya.

Keputusan menjadi mahasiswa di jurusan yang lebih dikenal sebagai ranahnya laki-laki, diakui Endang tidak melalui banyak pertimbangan. Insinyur, sudah menjadi cita-citanya sejak kanak-kanak. Menurutnya, bidang IT merupakan bidang yang memungkinkan perempuan untuk dapat ikut bersaing. Bidang ini juga dinilainya lebih mudah dibandingkan bidang lain seperti Mechanical Engineering, atau lainnya. Bidang IT juga dinilai Endang lebih memudahkan perempuan untuk terjun dan berprestasi di dalamnya.

Kehadiran perempuan di industri ini semakin banyak terlihat dari level kerja atau management level menengah, meski di beberapa perusahaan multinasional, sebagian besar jabatan penting masih dipegang oleh laki-laki. Namun, Endang berpendapat, kesempatan perempuan untuk dapat menjabat posisi penting pada susunan manajemen suatu perusahaan hanya menunggu waktu.

Di Avaya sendiri, dukungan terhadap perempuan terlihat dari kehadiran semacam organisasi khusus untuk perempuan. Organisasi ini secara rutin mengadakan conference call setiap bulannya, memberikan kesempatan untuk perempuan pekerja di Avaya saling berdiskusi tentang berbagai hal. Itu termasuk tentang saat menyenangkan dan tidak menyenangkan di Avaya, tantangan dan kesempatan untuk perempuan pekerja di Avaya, dan sebagainya.

Saat disinggung tentang tantangan yang dihadapinya sebagai perempuan di industri teknologi, Endang menyebut kesan pertama yang tidak menguntungkan sebagai salah satunya. Namun, Endang mengungkap, perempuan harus bisa memecahkan anggapan yang muncul saat pertemuan pertama, dengan menunjukan wawasan terkait tantangan bisnis konsumen, solusi penyelesaian tantangan tersebut dalam obrolan santai.

IT, sebut Endang, merupakan passion-nya. Penyuka olahraga yoga dan sepeda ini mengaku ingin mengoptimalkan dan mengimplementasikan pengetahuannya di bidang teknologi melalui jabatan yang embannya untuk dapat membantu bisnis-bisnis yang ada. Menurutnya, IT dapat membantu bisnis yang ada, seperti UKM hingga perusahaan besar untuk dapat lebih berkembang.



Selain itu, dari sisi Avaya, Endang juga berharap dapat merangkul pasar yang lebih luas. Menurutnya, Avaya baru dapat merangkul kurang dari 10 persen dari keseluruhan pasar potensial di Indonesia. Ketertinggalan Indonesia yang selalu satu tahun di belakang Singapura dilihatnya sebagai peluang yang dapat dibantu IT untuk dapat diselesaikan.

Namun, ujar Endang, kita sebagai pelaku industri teknologi dan juga calon konsumen, tidak hanya harus mengetahui teknologi, juga perlu memahami tantangan masing-masing teknologi tersebut. Avaya berharap dapat membantu menyediakan solusi untuk permasalahan yang belum terangkul oleh teknologi.

Endang juga menyebut, keterlibatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari seperti ojek online, memudahkan pertemuan antara konsumen dan produsen. Teknologi ini juga dinilai Endang, mampu memangkas pihak penengah. Tidak hanya transportasi, teknologi, melalui aplikasi, juga dinilai dapat mengubah sektor lain, seperti garmen, pertanian dan sebagainya. Hal ini akan menghadirkan keuntungan tidak hanya untuk konsumen, juga untuk produsen. Hanya saja, ujar Endang, pelaku industri ini harus jeli dalam menentukan acara yang dipilih agar teknologinya dapat diterima oleh pasar.

Selain membantu mempermudah konsumen, produsen, dan menghilangkan pihak ketiga, tren ini juga dinilai Endang mampu menjadi cara menghilangkan birokrasi yang tidak sesuai atau bahkan korupsi. Teknologi, sebut Endang, akan menuntut masyarakat untuk memikirkan hal lain, selain korupsi yang ada.

Bagi Endang, yang gemar memanfaatkan aplikasi online seperti e-banking, aplikasi serupa akan menjadi salah satu arah tujuan pergerakan teknologi. Karena menurutnya, aplikasi ini akan banyak membantu konsumen ataupun e-commerce dalam bertransaksi. Kemudahan akses saat dalam perjalanan, ujar Endang, menjadi salah satu faktor pendukung perkembangan aplikasi ini. Endang juga memprediksi aplikasi pada perangkat cerdas akan lebih populer di banding versi desktop atau lainnya. Selain menghadirkan kemudahan, Endang juga berpendapat, aplikasi haruslah intuitif untuk dapat diterima pasar dengan baik.

Namun, perkembangan aplikasi juga turut diikuti oleh ancaman keamanannya. Endang mengaku tidak terlalu mempermasalahkan ataupun mengkhawatirkan keamanan aplikasi online, terutama aplikasi e-banking yang sering digunakannya. Menurutnya, setiap aplikasi pasti sudah mempersiapkan solusi untuk menjaga dan memastikan layanannya aman. Sehingga, konsumen dapat meminta pertanggungjawaban pihak pencipta aplikasi seperti bank, jika terjadi permasalahan terkait keamanan. Endang juga menyebut semua bank akan mengarah ke digitalisasi dan akan menciptakan aplikasi online sendiri.



Perkembangan aplikasi juga turut merambah anak-anak. Menyikapi hal tersebut, Endang menyebut anak-anak harus update dengan teknologi, Namun, Endang juga menekankan pentingnya penanaman kedisiplinan sejak dini. Menurutnya, anak juga perlu diarahkan untuk dapat mengetahui batas waktu penggunaan teknologi yang optimal. Penggunaan teknologi tidak dapat dimungkiri sebagai sumber informasi, juga dinilai penting oleh Endang. Karenanya penggunaan teknologi untuk memenuhi kebutuhan informasi dunia juga harus diseimbangkan dengan disiplin waktu dan agama.

Saat ditanya terkait harapannya terhadap perempuan di industri teknologi, penggemar grup band Bon Jovi ini berharap perempuan dan laki-laki dapat memiliki kesempatan yang sama untuk dapat berkarir di industri ini. Endang juga menyebut agar perempuan tidak merasa inferior, karena perempuan juga memiliki pengetahuan, dan kualitas yang tidak kalah baiknya dengan laki-laki, serta intuisi yang dinilainya sangat membantu.

Menyebut dirinya sebagai individu dengan gaya konvensional dan feminim, Endang lebih memilih untuk menggunakan rok atau dress panjang sebagai gaya yang mewakili dirinya saat berada di lingkungan pekerjaan. Menurutnya, perempuan tetap dapat berprestasi di industri yang lebih dikenal masyarakat sebagai industrinya laki-laki, tanpa harus mengikuti gaya mereka.
MMI

  Card 3 of 13  

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id