Card 30 of 30

Fraksi NasDem Menolak Revisi UU BUMN

11 Desember 2018 14:59
Ilustrasi. Foto: MI/Susanto
Ilustrasi. Foto: MI/Susanto
Jakarta: Fraksi Partai NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menolak revisi Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tak hanya menabrak norma hukum, revisi yang diinisiasi DPR ini dipandang potensial mematikan gerak dinamis BUMN secara bisnis. 

Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR Ahmad HM Ali curiga ada agenda dan kepentingan politik subjektif dalam revisi. Sejatinya, kata Ali, Fraksi NasDem dapat memahami nilai penting revisi UU BUMN untuk menyesuaikan kembali sejumlah hal strategis dalam kinerja, postur, dan kinerja badan usaha pelat merah tersebut. 

"Tetapi, dalam perjalanannya, NasDem menilai DPR sudah terlalu jauh melenceng dari semangat awal revisi,” kata Ahmad, melalui keterangan tertulis, Selasa, 11 Desember 2018.
  
Dia membeberkan sejumlah alasan mengkritik Revisi UU BUMN. Pertama, DPR sebagai lembaga representasi rakyat seharusnya lebih peka terhadap kritik publik. Terutama, soal minimnya produk legislasi berkualitas yang dibuat DPR.

“Tidak saja soal kuantitas, kualitas regulasi yang dihasilkan pun harus dipertanggungjawabkan," katanya. 

Kedua, sejumlah aturan yang diusulkan dalam RUU BUMN sudah terlalu jauh masuk pada domain eksekutif. Otomatis, kata dia, hal tersebut menabrak norma hukum yang berlaku dan berpotensi digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

Salah satu yang ditentang NasDem adalah keinginan DPR ikut menentukan keputusan terkait aksi korporasi BUMN. "Kewenangan DPR yang terlampau besar bisa membawa komplikasi yang ruwet. Perkara yang murni bisnis menjadi perkara politik," jelasnya. 

Di dalam revisi, kata dia, DPR juga ingin punya wewenang memilih dewan direksi dan komisaris untuk BUMN. "Bisa-bisa kerja DPR habis hanya untuk memilih dan menentukan ratusan direksi dan komisaris di BUMN," tambah Ali. 

Lebih jauh, Ali menuturkan, pergeseran urusan bisnis menjadi politik ini membuka peluang terjadinya aksi berburu rente. Hal ini akan membuat BUMN kembali menjadi sapi perah seperti di masa-masa sebelumnya.

“Jadi, atas dasar itu, dan terutama menyelamatkan marwah DPR, Fraksi NasDem dengan tegas menolak revisi UU BUMN,” kata dia.



UWA

  Card 30 of 30

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id