• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Card 1 of 30

Terduga Teroris di Sukabumi Dibebaskan

Antara    •    11 Juli 2018 11:23
Ilustrasi terorisme/Medcom.id/Mohammad Rizal
Ilustrasi terorisme/Medcom.id/Mohammad Rizal
Sukabumi: Polisi membebaskan dua terduga teroris yang ditangkap pada Senin, 9 Juli 2018. Pembebasan dilakukan setelah menjalani pemeriksaan hampir 24 jam di Mapolsek Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Keluarga terduga teroris itu sudah pulang dari kontrakan saya dengan menggunakan angkot yang disiapkan pihak keamanan," kata pemilik kontrakan yang ditinggali terduga teroris bersama keluarganya di Kampung Cibuntu RT 03/03, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Mumuh, di Sukabumi, Rabu, 11 Juli 2018.

Pantauan di lapangan, dua terduga teroris tersebut itu diantar oleh petugas gabungan untuk mengemasi barang-barangnya yang ada di dalam kontrakan.

Tidak ada sepatah kata pun keluar dari keduanya, terkait penangkapan terduga teroris di wilayah Cimalati, Kecamatan Cicurug yang diketahui merupakan suami dari kedua wanita itu. Hanya saja, kerabat dari dua wanita itu menyatakan akan pulang ke Bekasi.

Baca: Terduga Teroris di Depok Berjualan Mi Ayam

Selesai mengemasi barang-barangnya, terduga teroris tersebut diantarkan pulang dengan pengawalan ketat dari personel TNI dan Polri dengan menggunakan mobil angkutan kota. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, terkait penangkapan dua terduga teroris di Sukabumi.
   
Mumuh menambahkan, selama ini terduga teroris tersebut tidak menunjukkan gelagat yang aneh, bahkan dinilainya sopan dan ramah. Setiap pagi pun beraktivitas seperti biasa seperti ke warung dan tidak terlalu tertutup. Bahkan pada malam harinya keluarga ini sering mengaji dengan melantunkan ayat suci Alquran.

Tapi selama mengontrak keluarga ini tidak pernah menunjukkan identitas kependudukan baik KTP maupun kartu keluarga. Alasannya kecopetan. "Kami tidak menyangka orang yang tinggal di kontrakan saya ini diduga terlibat terorisme, karena kesehariannya mereka normal-normal saja," ujarnya lagi.
YDH

Card 1 of 30

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id