Card 1 of 30

Pengurus RT Akan Lebih Selektif dengan Pendatang

Ahmad Mustaqim    •    12 Juli 2018 17:08
Ketua RT 5 RW Bedingin Wetan, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati,
Ketua RT 5 RW Bedingin Wetan, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Sumarjono. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Yogyakarta: Pengurus Rukun Tangga (RT) di Yogyakarta akan lebih selektif dalam menerima pendatang untuk tinggal sementara ataupun menetap. Hal ini menyusul penangkapan sejumlah terduga teroris di Sleman dan Bantul yang menyewa kontrakan untuk tinggal.

Ketua RT 5 RW Bedingin Wetan, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Sumarjono meminta pemilik kontrakan menyeleksi dengan baik calon penghuni. Mulai dari meminta identitas hingga mengajak berbincang sejumlah hal.

"Siapa tahu tak dicurigai seperti itu. Seperti peristiwa bom di Surabaya, kan seperti itu, tidak ada yang curiga," kata dia saat ditemui di depan rumah kontrakan yang ditempati terduga teroris di Dusun Bedingin Wetan pada Kamis, 12 Juli 2018.

Sumarjono mengatakan ada sekitar 10 orang di wilayahnya yang memiliki kontrakan. Ia mengimbau supaya warganya tak menerima pengontrak yang memiliki gerak-gerik atau kegiatan mencurigakan.

"(Penangkapan Saefullah) ini baru terduga. Tidak ada yang mencurigakan. Nangkapnya (Saefullah) di luar kampung," kata dia.

Saefullah merupakan salah satu terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Mabes Polri pada Rabu, 11 Juli 2018. Lelaki asal Tegal, Jawa Tengah itu masih ditahan kepolisian.

Baca: 4 Terduga Teroris Ditangkap di DIY

Sementara, leluarga Saefullah telah dipulangkan ke kontrakan kemarin malam sekitar pukul 21.00 WIB. Sumarjono mengaku sudah melakukan beberapa saat perbincangan dengan warga. Menurut dia, warga menginginkan keluarga Saefullah pindah dari kontrakannya.

"Kalau warga di suruh pindah. Kami warga kampung tidak mau terus menerus seperti ini. Tapi memang (Saefullah) tidak melakukan aktivitas mencurigakan atau mengajak orang luar ke kontrakan," kata dia.

Dusun Mrisi, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, juga terdapat penangkapan terduga teroris bernama Maryanto. Ketua RT 8 Dusun Mrisi, Endiyo mengatakan Maryanto merupakan warga asli Bantul yang sudah lama tinggal di kampungnya. Ia meminta masyarakat agar saling bertegur sapa dan mengingatkan satu sama lain.

Sebelumnya, ada sekitar empat terduga teroris ditangkap di Yogyakarta. Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto membenarkan peristiwa itu.

"Yang menangani Mabes Polri," ucapnya.

Baca: Keluarga Terduga Teroris di Sleman Dipulangkan



 
SUR

Card 1 of 30

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id