Card 1 of 30

YLKI Sebut Tol Cipali tak Signifikan Urai Macet

Juven Martua Sitompul    •    14 Juni 2018 14:43
Ilustrasi kemacetan di Tol Cipali/Medcom.id/Ahmad Rofahan
Ilustrasi kemacetan di Tol Cipali/Medcom.id/Ahmad Rofahan
Jakarta: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) tidak banyak membantu mengurai kemacetan arus mudik ke arah Jawa. Hal itu menyusul banyaknya laporan dari masyarakat yang mengalami kemacetan di ruas tol tersebut. 

"Tol Jawa tidak signifikan mengurai kemacetan," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 14 Juni 2018.

Tulus mempertanyakan pernyataan sejumlah pihak yang menyebut Tol Cipali banyak membantu penguraian kemacetan ke arah Jawa. Saat ini, kata dia, kemacetan justru jadi momok menakutkan bagi para pemudik.

"Mana buktinya? tetap ada kemacetan, ke depan kemacetan akan menjadi hantu bagi masyarakat," ujar dia. 

Di sisi lain, Tulus menilai kebijakan pemerintah untuk menambah libur pada hari raya lebaran tidak banyak membantu menekan angka kemacetan di sejumlah jalan tol. Alasannya, masih banyak perusahaan swasta yang menolak menambah libur lebaran pada karyawannya.

"Yang mudik pada H-5 memang lancar, tapi perusahaan yang memulai liburannya pada H-3 dan H-2 bagaimana? ini yang mengalami kemacetan terparah," tandas dia. 

(Baca juga: Tol Cipali Macet)


REN

Card 1 of 30