• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

  Card 3 of 18  

Berstatus Tersangka, Marianus Sae Dipuji Taat Hukum

Wandi Yusuf    •    08 Mei 2018 19:51
Calon gubernur NTT Marianus Sae berjalan seusai menjalani
Calon gubernur NTT Marianus Sae berjalan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/4/2018). Foto: Antara/Wahyu Putro A
Jakarta: Marianus Sae menjadi tersangka karena tersangkut kasus suap di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tapi, bagi calon wakil gubernur Emelia Nomleni, Marianus adalah sosok yang taat hukum.

"Dia adalah sosok yang taat hukum," kata Emelia, saat diberi kesempatan melontarkan visi dan misi dalam debat kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2018, di Jakarta, Selasa, 8 Mei 2018.

Debat kedua Pilgub NTT 2018 kali ini bertema Penataan Birokrasi dan Pemberantasan Korupsi. Tak seperti tiga calon lain, Emelia hanya berdiri sendiri karena pasangannya Marianus Sae tengah ditahan KPK.

"Hukum yang nantinya akan menyatakan status beliau (Marianus). Mari kita semua hormati dan taati hukum," katanya.

Marianus ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Direktur Utama PT Sinar 99 Permai, Wihelmus Iwan Ulumbu. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap sejumlah proyek jalan di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Emelia berjanji akan meningkatkan kualitas dan pelayanan publik di NTT berbasis ketaatan akan hukum. "Sekali langit runtuh, hukum harus ditegakkan," ujarnya.

Dia mencontohkan bagaimana Marianus semasa menjadi bupati Ngada. Marianus, kata dia, adalah seorang pemimpin yang bekerja keras untuk masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan memperkuat sistem pemerintah yang transparan," kata dia.

Tak lupa, Emelia juga mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-56 untuk Marianus.

Masih ada debat terakhir pada 23 Juni nanti dengan tema pendidikan dan kesehatan untuk Pilgub NTT. Debat perdana sudah dilaksanakan pada 5 April lalu dengan tema ekonomi dan infrastruktur.

Sebanyak 3.177.562 tercatat sebagai pemilih untuk Pilgub NTT 2018. Dari jumlah ini, pemilih paling banyak adalah perempuan dengan 1.620.360 pemilih. Masyarakat NTT akan menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni, serentak dengan daerah lain yang melaksanakan pemilu.

Pilgub NTT diikuti empat pasang calon, yakni
1. Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris) yang diusung Gerindra dan PAN;
2. Marianus Sae-Emelia Nomleni (MS-Emi) yang diusung PDI Perjuangan dan PKB;
3. Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Harmoni) yang diusung Demokrat, PKPI, dan PKS; serta
4. Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Adreanus Nae Soi (Victory-Joss) yang diusung NasDem, Golkar, Hanura, dan PPP.


UWA

  Card 3 of 18  

Aktifkan notifkasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

Notifikasi dapat dimatikan kapanpun melalui pengaturan browser.

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id