Prediksi Liga Primer Inggris 2019--2020: City dan Liverpool Masih Favorit Juara

    Gregorius Gelino - 07 Agustus 2019 13:58 WIB
    Prediksi Liga Primer Inggris 2019--2020: City dan Liverpool Masih Favorit Juara
    Penyerang Liverpool, Mohamed Salah (tengah), mencoba melewati pemain Manchester City, Oleksandr Zinchenko (kiri) dan David Silva (AFP/Ian Kington)
    Jakarta: Musim baru Liga Primer Inggris akan segera bergulir pada Sabtu 10 Agustus. Seluruh tim telah berbenah untuk menyambut musim 2019--2020.

    Namun, perebutan gelar juara diprediksi masih didominasi dua tim, yakni Manchester City dan Liverpool. Sementara tim top six tradisional lainnya, Chelsea, Tottenham Hotspur, Arsenal, dan Manchester United diprediksi masih sulit bersaing.

    Apa yang membuat City dan Liverpool begitu kuat? Apa yang bisa dilakukan tim top six lainnya untuk mendobrak hegemoni dua klub tersebut?
     

    1. Manchester City

    Manchester City bisa dibilang masih memiliki materi pemain terbaik di liga. Mereka hanya kehilangan kapten Vincent Kompany yang memilih untuk kembali ke Anderlecht setelah kontraknya habis. Namun, tiga bek tengah senior City saat ini, Aymeric Laporte, John Stones, dan Nicolas Otamendi sudah lebih dari cukup untuk menutup lubang yang ditinggalkan Kompany.

    Hal terpenting adalah The Citizens mendapatkan penerus Fernandinho dalam diri Rodri. Fernandinho merupakan kunci permainan City sebagai penyambung lini belakang dan lini tengah. Sebagai gelandang jangkar, Rodri memiliki kemampuan bertahan mumpuni, kuat ketika memegang bola, dan mantan pemain Atletico Madrid itu ditunjang dengan postur tubuh yang baik dengan tinggi 193cm.

    Dengan mayoritas skuat yang sama seperti musim lalu, pasukan Pep Guardiola tidak butuh proses adaptasi yang terlalu lama. Ada kekhawatiran di lini tengah dengan semakin menuanya David Silva, namun Bernardo Silva lebih dari mumpuni untuk ditempatkan sebagai gelandang tengah meski berposisi asli sebagai pemain sayap. Ditambah lagi mereka akan kedatangan Joao Cancelo sehingga pos bek kanan akan semakin kuat.

    Peluang The Sky Blues untuk mempertahankan gelar juara cukup terbuka lebar. Apalagi runner up musim lalu, Liverpool, tidak terlalu aktif dalam bursa transfer.
     

    2. Liverpool

    Komposisi skuat Liverpool, sama seperti City, tidak banyak berubah. Mereka bahkan berhasil merampingkan skuatnya tanpa kehilangan pemain kunci. Danny Ings, Simon Mignolet, Alberto Moreno, dan Daniel Sturridge dilepas untuk meringankan beban gaji klub.

    Kendati demikian, The Reds hanya mendatangkan dua pemain sejauh ini, yaitu bek muda Belanda, Sepp van den Berg, dan mantan kiper West Ham, Adrian. Jika dilihat dari komposisi pemain, pasukan Jurgen Klopp masih membutuhkan pelapis bek kiri dan kanan, apalagi Nathan Clyne yang bisa melapis kedua posisi itu diterpa cedera panjang.

    Musim lalu, Liverpool mampu finis sebagai runner up dengan hanya tertinggal satu angka dari juara bertahan Manchester City. Namun dengan jadwal kompetisi yang padat, ada kekhawatiran jika pemain utama The Reds mengalami cedera, tidak banyak opsi yang bisa digunakan sebagai penggantinya, terutama pos bek kiri yang diisi Andy Robertson dan bek kanan yang ditempati Trent-Alexander Arnold.

    Liverpool kemungkinan besar masih akan menjadi runner up. Namun, mereka harus mewaspadai Tottenham Hotspur yang telah berbenah musim ini.
     

    3. Chelsea

    Musim lalu, Chelsea berhasil mengamankan peringkat ketiga setelah meraih kemenangan dramatis di pekan terakhir Liga Inggris. Namun, hal itu tampaknya akan sulit terwujud kembali.

    Meski berhasil mengamankan jasa Christian Pulisic dan Mateo Kovacic, The Blues harus kehilangan Eden Hazard yang pindah ke Real Madrid. Meski sulit menggantikan produktivitas Hazard musim lalu yang mencetak 21 gol dan 17 assist dari 52 pertandingan, dengan kolektivitas tim, Frank Lampard bisa saja mengubah peruntungan The Blues.

    Chelsea kurang leluasa bergerak di bursa transfer akibat larangan transfer setelah melanggar aturan terkait transfer pemain di bawah umur. Namun, mereka memiliki beberapa pemain lulusan akademi yang cukup mumpuni seperti Tammy Abraham, Mason Mount, hingga Reece James yang bisa dimanfaatkan di tim utama.

    Namun, sulit bagi Chelsea untuk mengamankan posisi tiga besar. Mereka masih kesulitan di lini belakang dengan cedera panjang Antonio Rudiger, Marcos Alonso yang kemampuannya menurun di sektor bek kiri, dan Cesar Azpilicueta yang semakin dimakan usia di sektor bek kanan.

    Karena itu, mungkin akan lebih baik jika fans Chelsea tidak berharap banyak. Apalagi ini akan menjadi musim pertama Lampard sebagai pelatih di kasta tertinggi setelah hanya semusim memimpin Derby County.
     

    4. Tottenham Hotspur

    Tottenham Hotspur merupakan salah satu tim paling konsisten di Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir. Mereka memiliki kekuatan merata di semua sektor, bahkan mendapatkan gelandang serba bisa dalam sosok Tanguy Ndombele.

    Spurs bisa berharap banyak musim ini dengan melemahnya Chelsea dan Arsenal yang tak kunjung menyelesaikan masalah di lini belakang. Mereka juga berhasil melepas Kieran Trippier yang penampilannya menurun musim lalu dan Vincent Janssen yang tak kunjung menunjukkan penampilan mentereng.

    Tapi bukan berarti tim asuhan Mauricio Pochettino itu bebas masalah. Salah satu kelemahan yang harus diperbaiki adalah pos penyerang tengah dan bek kanan.

    Pochettino merupakan salah satu pelatih yang memiliki fleksibilitas taktik. Ia bisa menerapkan berbagai pola tanpa menyampingkan hasil.

    Namun, The Lilywhites membutuhkan sosok pelapis Harry Kane. Selain itu, mereka membutuhkan bek kanan baru karena hanya memiliki Serge Aurier dan Kyle Walker-Peters yang bisa ditempatkan di sana.

    Bursa transfer Liga Inggris akan segera ditutup dan jika Daniel Levy gagal mendatangkan bek kanan baru, akan menyulitkan bagi Spurs untuk menjaga kebugaran pemain. Terlebih mereka berkompetisi di empat kompetisi berbeda.
     

    5. Arsenal

    Arsenal tampaknya semakin serius untuk memperbaiki skuatnya. Setelah hanya mengeluarkan 80 juta euro untuk transfer musim lalu, The Gunners jor-joran di bursa transfer kali ini dengan mengeluarkan 116 juta euro untuk belanja pemain. Pasukan Unai Emery juga dikabarkan belum selesai belanja dengan masih memantau situasi Kieran Tierney dan Daniele Rugani.

    Lini serang Arsenal musim lalu merupakan yang tertajam ketiga di liga, hanya tertinggal dari Manchester City dan Liverpool. Tapi, lini belakang menjadi isu dengan kebobolan 51 gol, terburuk kedua bagi tim enam besar di belakang Manchester United.

    Kedatangan Nicolas Pepe mungkin akan meningkatkan daya serang The Gunners, namun absennya pembelian bek akan membuat target empat besar semakin sulit dicapai. Ditambah lagi Arsenal baru saja kehilangan kapten sekaligus bek tengah andalannya, Laurent Koscielny, yang pindah ke Bordeaux.

    Arsenal bukannya kekurangan stok bek tengah, namun penampilan Skhodran Mustafi masih angin-anginan, Calum Chambers belum dipercaya sepenuhnya oleh Emery, dan Rob Holding belum pulih dari cedera.

    Arsenal harus bergerak cepat jika ingin mengamankan jasa Rugani. Pasalnya, tenggat bursa transfer Liga Primer Inggris akan berakhir pada 8 Agustus waktu setempat.

    Jika gagal memperkuat lini belakang dengan signifikan, Arsenal dipastikan akan semakin kesulitan bersaing di liga dan harus mengubur mimpi kembali ke empat besar.
     

    6. Manchester United

    Manchester United bergerak cepat untuk menambal skuatnya musim ini. Setelah finis di posisi keenam, mereka akhirnya memperbaiki sektor paling bermasalah dalam skuatnya, yakni lini belakang.

    Red Devils mendatangkan bek tengah Harry Maguire dan bek kanan Aaron Wan-Bissaka. Dua posisi tersebut merupakan pos terlemah United musim lalu.

    Bek tengah United sebenarnya penuh sesak dengan kehadiran Victor Lindelof, Eric Bailly, Chris Smalling, Phil Jones, dan Marcos Rojo. Namun, hanya Lindelof dan Bailly yang bisa dibilang konsisten, tapi Bailly memiliki rekor cedera yang buruk.

    Sedangkan kedatangan Wan-Bissaka diharapkan bisa membenahi pos bek kanan yang juga rapuh. Antonio Valencia dan Matteo Darmian dianggap tidak layak untuk menjadi bek kanan utama, sedangkan Diogo Dalot masih melalui proses adaptasi. Tidak mengherankan jika dari enam tim teratas di liga, United memiliki rekor kebobolan paling buruk dengan 54 gol.

    Lini depan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer diyakini takkan terlalu terganggu dengan hengkangnya Romelu Lukaku. Penyerang asal Belgia itu dikabarkan akan segera dilepas ke Inter, tapi Marcus Rashford dan Anthony Martial diyakini bisa menutup lubang yang ditinggalkan Lukaku. Apalagi jika mereka bisa mempertahankan Paul Pogba musim ini.

    Fans United layak optimistis musim ini. Setan Merah berpeluang besar menembus empat besar menggeser Chelsea yang harus beradaptasi dengan pelatih baru dan kehilangan pemain terbaiknya, Eden Hazard.

    Prediksi Enam Besar versi Medcom.id
    1. Manchester City
    2. Liverpool
    3. Tottenham Hotspur
    4. Manchester United
    5. Arsenal
    6. Chelsea

    Video: Rooney Jadi Pemain dan Pelatih Bersama Derby County

     



    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id