Wabah Virus Korona

    Pandemi Korona Berpotensi Ganggu Gaji Pemain La Liga Spanyol

    Alfa Mandalika - 13 Mei 2020 14:18 WIB
    Pandemi Korona Berpotensi Ganggu Gaji Pemain La Liga Spanyol
    Presiden La Liga, Javier Tebas. (Foto: AFP/Josep Lago)
    Jakarta: Presiden La Liga Javier Tebas meyakini dampak finansial pandemi virus korona (Covid-19) bakal memaksa klub-klub Spanyol mengurangi besaran gaji pemain mereka maupun nilai transfer yang dibelanjakan pada musim depan.
      
    Kompetisi sepak bola di Spanyol sudah tertangguhkan dua bulan berjalan dan kendati pertandingan dijadwalkan kembali berlangsung pada Juni tanpa penonton, La Liga tetap menghadapi proyeksi kerugian total hingga 300 juta euro (sekitar Rp4,8 triliun) karena hilangnya pendapatan tiket.
      
    Berkurangnya pendapatan tersebut banyak klub termasuk Barcelona dan Atletico Madrid sudah menerapkan pemotongan gaji bagi para pemain dan staf mereka, tetapi Tebas meyakini pengurangan lebih lanjut akan ditempuh.
      
    "Klub-klub perlu mengurangi gaji pemain mereka," kata Tebas dalam konferensi virtual soal hukum olahraga bersama Institut Ibero-American.
      
    Musim lalu, klub-klub La Liga Spanyol menghambur-hamburkan banyak uang untuk aktivitas transfer mereka, misalnya Barcelona yang menggelontorkan 120 juta euro untuk mendatangkan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid.
      
    Uang itu langsung dibelanjakan lagi oleh Atletico yang memboyong bintang remaja Portugal, Joao Felix, dengan banderol 126 juta euro.
      
    Menurut Tebas, hal seperti itu mungkin tidak akan terjadi dalam bursa transfer mendatang, mengingat La Liga punya aturan ketat terkait batas pengeluaran gaji pemain harus sebanding dengan proyeksi pendapatan mereka.
      
    "Klub-klub kini punya skuat yang akan melampaui batas gaji mereka musim depan dan mereka mungkin harus menengok ke jajaran pemain muda serta memperhatikan akademi mereka sebab transfer yang melampaui batas tidak dibenarkan, tidak mungkin," katanya.
      
    "Saya pikir musim depan tidak akan terlalu banyak aktivitas transfer, di Spanyol maupun di liga lain. Situasi saat ini tidak memungkinkan itu terjadi. Tim-tim akan dipaksa mengurangi gaji pemain atau mendatangkan pemain dengan harga lebih murah," pungkas Tebas. (Ant)

    Video: Bundesliga Kembali Bergulir 16 Mei


    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id