Federasi Sepak Bola Jerman Ingin Batasi Gaji Pemain

    Kautsar Halim - 20 Mei 2020 09:42 WIB
    Federasi Sepak Bola Jerman Ingin Batasi Gaji Pemain
    Fritz Keller. (Daniel ROLAND / AFP)
    Jakarta: Presiden Federasi Sepak bola Jerman (DFB) Fritz Keller berencana menerapkan sistem salary cap atau batasan gaji terhadap kompetisi di negaranya, termasuk Bundesliga. Tujuannya, demi keberlangsungan reformasi sepak bola di masa mendatang.

    "Kita harus membawa sepak bola profesional kembali dekat kepada masyarakat. Kita harus memikirkan salary cap," kata Keller seperti dikutip dari laman resmi DFB.

    "Komisi-komisi untuk para penasehat pemain dan nilai transfer yang besar semakin menjengkelkan masyarakat. Kondisi ini memisahkan dengan olahraga yang kita cintai," tambahnya.

    Salary cap merupakan batasan gaji yang harus dipatuhi para klub peserta kompetisi. Sebagai contoh, pada kompetisi bola basket NBA, batasan gaji maksimal adalah sebesar 49 sampai 51 persen pendapatan tahunan.

    Keller melanjutkan, krisis akibat covid-19 memberi kesempatan sepak bola Jerman untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Selain itu, kapasitas tes covid-19 dapat membantu masyarakat secara umum.

    "Saya melihat sepak bola memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi. Pencegahan dan tes-tes skala besar dapat membantu menahan penyebaran virus sampai vaksinnya dikembangkan," pungkas mantan presiden SC Freiburg itu.

    Bundesliga merupakan satu-satunya kompetisi sepak bola Eropa yang kembali bergulir di tengah pandemi virus korona sejak Sabtu 16 Mei lalu. Sebelumnya, Bundesliga sempat ditangguhkan selama dua bulan. (ANT)




    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id