Bursa Transfer Pemain

Tolak Chelsea Karena Pelatih dan Liga Champions

Gregorius Gelino - 09 Januari 2019 18:07 wib
Alisson Becker tolak Chelsea demi Liverpool (AFP/Paul Ellis)
Alisson Becker tolak Chelsea demi Liverpool (AFP/Paul Ellis)

Menurut Alisson, Chelsea sedang dalam kondisi tidak stabil di musim panas dan tidak berlaga di Liga Champions sehingga ia memilih Liverpool.

Jakarta
: Alisson Becker pernah sangat dekat untuk bergabung dengan Chelsea sebelum akhirnya memilih berlabuh di Liverpool. Kiper asal Brasil itu pun membeberkan alasan di balik penolakannya terhadap The Blues.

Alisson menjabarkan bahwa fakta Chelsea menggantik Antonio Conte dengan Maurizio Sarri pada musim panas memudarkan niatnya mendarat di Stamford Bridge. Selain itu, The Roman Empire juga tidak bermain di Liga Champions musim ini yang merupakan kompetisi terbaik di Eropa.

"Chelsea mengganti pelatih mereka dan tidak bermain di Liga Champions. Saya memilih Liverpool untuk alasan yang sama seperti ketika saya bergabung dengan Roma, saya pikir keputusan itu adalah yang terbaik untuk karier saya," kata Alisson kepada FourFourTwo.
 

Baca juga: Bek Porto Jadi Rebutan MU, Madrid, dan Liverpool


Ditambah lagi, Liverpool yang juga meminatinya pada musim panas lalu memiliki tradisi bersejarah di Liga Champions.

"Saya selalu mengagumi sejarah Liverpool. Ini adalah klub dengan lima titel Eropa. Saya hampir mewujudkannya bersama Roma dan saya bekerja keras untuk mewujudkannya dengan Liverpool," tutupnya.

Alisson resmi bergabung dengan Liverpool pada awal musim ini dengan mahar 62,5 juta euro (Rp1,01 triliun). Sejauh ini kiper 26 tahun itu selalu menjadi andalan The Reds dan telah mencatatkan 27 penampilan di semua kompetisi dan mencatatkan 14 clean sheet.

Video: Lasmi Indaryani Siap Bongkar Pengaturan Skor di Liga 3

 



BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.