Pochettino tidak Jamin Bertahan di Tottenham

    Patrick Pinaria - 11 Mei 2019 12:30 WIB
    Pochettino tidak Jamin Bertahan di Tottenham
    Mauricio Pochettino (Foto: AFP/Adrian Dennis)
    Mauricio Pochettino sukses membawa Tottenham Hotspur ke babak final Liga Champions musim 2018--2019. Andai bisa meraih gelar, pelatih asal Argentina itu dikabarkan akan meninggalkan The Lilywhites.

    London
    : Mauricio Pochettino tidak menjamin akan bertahan di Tottenham Hotspur pada musim depan. Pelatih asal Argentina itu pun berencana akan membahas masa depan dengan bos The Lilywhites Daniel Levy pada akhir musim 2018--2019.
    Pochettino sebetulnya memiliki sisa kontrak bersama Tottenham selama empat musim. Namun, masa depannya kerap menjadi perbincangan di kalangan publik. Ia dikabarkan ingin hengkang dari Tottenham.

    Kabar itu pun semakin ramai dispekulasikan media setelah Pochettino angkat bicara soal masa depannya pada beberapa hari lalu. Ia mengaku ingin sesuatu baru andai bisa membawa Tottenham meraih gelar Liga Champions.

    Baca: Jadwal Pertandingan Liga Top Eropa Malam Ini


    Ketika ditanyakan kembali soal ini, Pochettino mencoba menjawab secara diplomatis. Ia belum bisa memastikan bertahan atau tidak di Tottenham, tetapi sudah berencana membahas masa depannya dengan Presiden Tottenham, Levy pada akhir musim ini.

    "Saya tidak akan terbuka untuk memulai bab baru tanpa rencana, ide yang jelas dan tidak transparan untuk memberi tahu Anda dan memberi tahu fan kami apa rencana kami dan tujuan kami selanjutnya," ujar Pochettino.

    "Saya tahu betul bagaimana dunia bisnis ini berjalan. Kami tahu betul bahwa kami perlu melakukan perubahan. Bukan berarti, kami perlu menghabiskan lebih banyak atau sedikit uang. Tetapi, jika kami berharap setiap musim berada di final Liga Champions, kami perlu membuat rencana. Rencananya mungkin berbeda dengan lima musim terakhir," tambahnya.

    "Jika kami percaya kami bisa setiap musim ke final Liga Champions dan bisa finis empat besar di Liga Primer Inggris, bersaing dengan Liverpool, Manchester City, atau Manchester United, dengan cara yang sama seperti kami lakukan lima musim terakhir, saya pikir kami naif," tutur Pochettino.

    "Jika tidak, saya melihat orang-orang bekerja dengan cara yang sama dan saya sama seperti mereka untuk ke depannya. Saya menjadi orang paling bodoh untuk bekerja," tutupnya.

    Baca: Jelang Uji Coba PSIS Kontra Arema, Panpel Siapkan 10 Ribu Tiket


    Pochettino melatih Tottenham sejak Mei 2014. Selama hampir lima musim, ia sukses mengangkat The Lilywhites. Ia sukses membawa Tottenham bersaing di posisi empat besar dalam periode itu.

    Musim ini menjadi periode terbaik Pochettino bersama Tottenham. Selain membawa bersaing empat besar, ia juga mengantarkan Tottenham ke babak final Liga Champions. 

    Di babak final, Tottenham akan berduel dengan Liverpool. Laga tersebut akan digelar di Stadion Wanda Metropolitano pada 2 Juni. (Four Four Two)


    Video: Sarri Belum Tertarik Kembali ke Italia

     



    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id