• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Manchester City 2017--2018

City Bersiap Membuat Dinasti Baru

M. Rizky Adhestian - 17 April 2018 18:50 wib
Kevin De Bruyne. (Foto: AFP/Paul Ellis)
Kevin De Bruyne. (Foto: AFP/Paul Ellis)

Manchester: Manchester City berencana membuat kesuksesannya musim ini menjadi berkepanjangan. Menurut pemain andalannya, Kevin De Bruyne, hal tersebut ditandai dengan banyaknya pemain muda yang hadir.

City sukses membuat timnya menjadi salah satu yang paling ditakuti di kancah sepak bola Inggris. Hingga saat ini, tim asuhan Guardiola itu memenangkan 28 pertandingan dan hanya menelan dua kekalahan dari 33 penampilan Liga Primer Inggris.

Titel Liga Primer Inggris musim ini telah dipastikan jatuh ke tangan The Citizens menyusul kekalahan Manchester United 0-1 oleh West Bromwich di Old Trafford akhir pekan lalu. Sebelumnya, City juga sukses menyabet trofi Piala Liga Inggris dengan membantai Arsenal 3-0 di partai final.

Sejak ditangani Guardiola musim lalu, City sudah menghabiskan pundi-pundi uangnya secara fantastis demi membangun skuat terbaik. Dihitung dari awal musim ini, pelatih asal Spanyol itu sudah belanja dengan total lebih dari 290 juta euro (Rp4,9 triliun).

Baca: City Bisa Pertahankan Gelar Liga Inggris, Asal . . . 


Beberapa yang didatangkan tersebut di antaranya adalah pemain-pemain kelas dunia yang terbilang masih berada di usia muda. Mereka adalah Leroy Sane, John Stones, Gabriel Jesus, Ederson Moraes, Bernardo Silva, dan Aymerick Laporte.

Menurut De Bruyne, manuver berbelanja yang dilakukan City selama dua musim ini mempunyai tujuan besar. Tim yang bermarkas di Etihad Stadium itu berencana untuk membuat dinasti baru yang dapat meneruskan kesuksesan saat ini.

Baca: Juventus Incar Bek Atletico


"Klub merencanakan ini dan kami ingin membuatnya (kesuksesan jangka panjang) terwujud. Bukan kebetulan bahwa pemain-pemain yang dibeli dalam dua tahun terakhir memiliki usia yang hampir sama (muda) dan kami sedang membangunnya bersama," kata De Bruyne.

"Kami menikmati kesuksesan musim ini tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan bila kami ingin meraih lebih banyak ke depannya. Mempunyai skuat-skuat muda akan membantu kami mewujudkannya," sambungnya. (Soccerway)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?



Video: Ancaman Sanksi Arema FC


(ASM)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.