Chelsea Terbebas dari Larangan Belanja Pemain

    Riyan Ferdianto - 06 Desember 2019 21:25 WIB
    Chelsea Terbebas dari Larangan Belanja Pemain
    Chelsea (AFP/Oli Scraff)
    London: Chelsea resmi diizinkan untuk melakukan aktivitas transfer pada Januari 2020. Kepastian tersebut langsung disampaikan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). 

    CAS mengabulkan upaya banding yang dilayangkan Chelsea terkait hukuman FIFA yang melarang mendatangkan pemain hingga awal musim 2020.

    CAS mengurangi sanksi pelarangan transfer sehingga Chelsea bisa kembali merekrut pemain anyar Januari 2020. Selain itu, denda kepada Chelsea juga dikurangi dari 600.000 Franc Swiss menjadi setengahnya saja.

    Juara Liga Europa musim lalu tersebut dilarang melakukan aktivitas jual beli pemain di dua bursa transfer oleh FIFA karena melanggar aturan transfer internasional yaitu merekrut pemain di bawah usia 18 tahun. Mereka sudah menjalani larangan di satu bursa transfer pada awal musim ini.

    "(Chelsea) dilarang mendaftarkan pemain baru, baik secara nasional maupun internasional, untuk satu periode transfer secara keseluruhan, yang telah dijalankan klub pada (bursa transfer) musim panas 2019," kata CAS dalam pernyataan mereka yang dikutip Reuters, Jumat

    The Blues, yang saat ini bertengger di posisi keempat Liga Premier Inggris, telah mengajukan banding kepada CAS pada Juni.

    Setelah penyelidikan panjang terhadap aktivitas pendaftaran pemain di tingkat akademi, FIFA telah menyatakan Chelsea melanggar peraturan pasal 19 dalam kasus 29 pemain di bawah umur.

    FIFA mengatakan bahwa klub juga telah melanggar sebuah pasal sehubungan dengan perjanjian yang disimpulkan terkait anak di bawah umur dan memungkinkan Chelsea untuk mempengaruhi klub lain dalam masalah transfer.

    CAS mengatakan bahwa pelanggaran itu melibatkan "jumlah pemain yang jauh lebih kecil" dari laporan sebelumnya.

    "CAS menemukan bahwa CFC (Chelsea) memang melanggar Pasal 19.1 (terkait dengan transfer internasional anak di bawah umur) dan 19,3 (terkait dengan pendaftaran pertama anak di bawah umur) RSTP," tulis pernyataan CAS.

    CAS juga menambahkan bahwa mereka hanya menemukan "sekitar sepertiga dari pelanggaran" yang dinyatakan oleh FIFA.

    "Selain itu, pelanggaran aturan RSTP (Peraturan tentang Status dan Transfer Pemain) lainnya ditemukan kurang serius dibandingkan yang dikaitkan terhadap Chelsea FC oleh FIFA."



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id