Piala Gubernur Jatim 2020

    Arema tidak Gentar Hadapi Persebaya di Tempat Netral

    Daviq Umar Al Faruq - 17 Februari 2020 12:14 WIB
    Arema tidak Gentar Hadapi Persebaya di Tempat Netral
    Sejumlah Aremania, suporter Arema Malang, merayakan hari ulang tahun Arema Malang ke-32. (MEDIA INDONESIA Koresponden/Bagus Suryo)
    Malang: Babak semifinal Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2020 akan digelar tanpa penonton di dua kota di Jawa Timur, yakni Malang dan Blitar. Keputusan tersebut dikeluarkan Asprov PSSI Jatim yang berkoordinasi dengan Polda Jatim, Minggu 16 Februari 2020. 

    Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 memang akan menggelar dua pertandingan panas. Salah satunya Derby Jatim antara Persebaya Surabaya kontra Arema FC, Selasa 18 Februari mendatang.

    Saking panasnya rivalitas dan gengsi laga, pertandingan tersebut bakal dihelat tanpa penonton. Kemudian, kedua tim harus menjalani laga di tempat netral, yakni Stadion Supriyadi, Kota Blitar.

    Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan klubnya tak keberatan dengan keputusan tersebut. Sebab, Arema sejak awal tidak pernah mempersoalkan lokasi pertandingan.

    "Bahkan saat Manager Meeting pada Januari lalu yang dihadiri semua klub peserta, kami sportif menerima apapun keputusan penyelenggara sebagai wujud sportifitas dalam sepakbola," katanya.

    Hanya saja, Sudarmaji menilai keputusan ini tidak sesuai kesepakatan awal. Sebab, saat Manager Meeting awal Januari lalu, semua peserta ditawari untuk menjadi tuan rumah dan bersiap jika ditunjuk sebagai tempat babak penyisihan, semifinal dan final.

    Saat itu, hanya Madura United dan Arema yang siap ditunjuk dan semua peserta pertemuan sportif menerima. Namun kenyataannya, babak semifinal yang mempertemukan Arema dengan Persebaya malah dipindah ke Blitar.

    "Arema menghormati keputusan apapun, namun dikemudian hari hal-hal seperti ini tidak terulang, sportifitas harus konsisten dan tetap terjaga. Apalagi ini terkait citra Jawa Timur. Sepak bola sejatinya adalah persaudaraan, dan jadikan momentum ini untuk mewujudkannya," ujar dia.

    Disisi lain, Sudarmaji meminta maaf kepada para suporter yang telah merencanakan untuk mendukung tim kesayangannya di dalam stadion. Sebab, seluruh laga semifinal digelar tanpa penonton.

    "Kami terima kasih kepada Asprov yang berjuang agar laga ini tetap terjaga, meskipun berat perjuangannya. Kami siap membantu Asprov menjalankan laga di Kanjuruhan antara Persija dan Madura United karena laga semifinal dan final akan dihandle langsung oleh Asprov Jatim," terangnya.

    "Semoga sepak bola Jawa Timur tetap eksis dan berprestasi. Sejatinya, sepak bola itu bertanding di depan pendukungnya, semoga kedepan fans semua klub bersatu dan menjaga persaudaraan," tambahnya menutup.

    Sementara itu, laga semifinal lainnya yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Madura United akan bergulir di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin 17 Februari. Pertandingan ini juga diputuskan bakal bergulir tanpa penonton.



    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id