Arema FC

Pelatih Baru Arema FC Siap Jawab Tantangan Suporter

Daviq Umar Al Faruq - 09 Januari 2019 20:55 wib
Milomir Seslija siap jawab tantangan (Medcom.id/Daviq Umar Al
Milomir Seslija siap jawab tantangan (Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq)

Aremania diharapkan membiarkan pemain Arema menikmati pertandingan. Apalagi akan ada banyak pemain muda yang bermain.

Malang
: Pelatih baru Arema FC, Milomir Seslija mengaku siap menjawab tuntutan dari suporter Arema yakni Aremania untuk menjuarai Liga Indonesia 1 2019. Oleh karena itu dia meminta seluruh komponen tim untuk bekerja bersama-sama.

"Saya harus positif menanggapi tuntutan itu (Aremania). Aremania boleh berikan pressure. Tapi saya berharap biarkan pemain Arema menikmati pertandingan agar target musim ini lebih baik dari musim lalu," katanya dalam konferensi pers, Rabu 9 Januari 2019.

Di sisi lain, pelatih yang akrab disapa Milo ini mengaku telah memahami komposisi pemain Arema untuk musim 2019. Sebab, mayoritas pemain Singo Edan saat ini sama seperti musim lalu.


Baca juga: Milomir Seslija: Skuad Arema Musim 2019 Seperti Berlian


"Saya menonton pertandingan Arema setelah meninggalkan Madura United musim lalu. Sebanyak 75 sampai 80 persen pemain bertahan. Saya mengapresiasi, itu keputusan yang bagus," ujarnya.

Sehingga, mantan Pelatih Madura United ini menegaskan bahwa pemain muda Arema harus diberikan pengalaman bermain. Hal itu untuk menambah jam terbang mereka.

Seperti diketahui Arema memiliki sejumlah pemain muda gemilang. Seperti Hanif Sjahbandi, Bagas Adi Nugroho, Muhammad Rafli, Dedik Setiawan, Rivaldi Bawuo, Jayus Hariono, Ahmad Hardianto dan lain-lain.


Baca juga: Datangkan Pelatih Baru, Arema Fokus Tatap Piala Indonesia


"Ditambah dengan pemain senior yang memiliki pengalaman seperti Hamka Hamzah, Dendi Santoso, Hendro Siswanto dan Makan Konate. Arema hanya butuh dua sampai tiga pemain lagi terutama di posisi striker," ungkapnya.

Sebelumnya saat proses negoisasi dengan Arema, Milo mengaku telah merekomendasikan kepada pihak manajemen untuk mempertahankan beberapa pemain senior. Seperti Hamka Hamzah dan Makan Konate.

"Tidak bisa ketika hanya mengandalkan pemain muda, mereka butuh proses. Sebab saat proses itu justru biasanya kesalahan terjadi saat pertandingan. Maka dari itu dibutuhkan pemain senior dan berpengalaman," pungkasnya.

Video: PSSI Setengah Hati Berantas Match Fixing?

 



BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.