Kiper Persebaya di Kandang Arema Bukan Miswar

    Daviq Umar Al Faruq - 11 April 2019 21:31 WIB
    Kiper Persebaya di Kandang Arema Bukan Miswar
    Asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro dan Kiper Abdul Rohim jelang leg kedua Piala Presiden 2019 kontra Arema di Kanjuruhan. (Foto: medcom.id/Daviq)
    Bejo tidak memungkiri, penampilan buruk Miswar pada leg pertama yang berujung hasil imbang 2-2 menjadi salah satu faktor utama dilakukannya pergantian kiper. Posisi Miswar akan digantikan Abdul Rohim.

    Malang:
    Gawang Persebaya Surabaya dipastikan tidak dikawal Miswar Saputra pada leg kedua final Piala Presiden di kandang Arema, Jumat 12 April 2019. Posisi Miswar akan diisi oleh Abdul Rohim.
    Pergantian kiper dari Miswar ke Rohim dikonfirmasi langsung oleh asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro pada konferensi pers jelang laga kontra Arema, Kamis 11 April 2019.

    Bejo tidak memungkiri, penampilan buruk Miswar pada leg pertama yang berujung hasil imbang 2-2 menjadi salah satu faktor utama dilakukannya pergantian kiper. Bejo mengatakan, pergantian ini sesuai dengan instruksi pelatih kepala, Djadjang Nurdjaman (Djanur).
     

    Baca: Persebaya Usung Semangat Manchester United ke Malang


    "Jadi kita ada 25 pemain. Satu pemain di saat off day nanti ada yang bergantian itu wewenang Djanur," katanya saat konferensi pers, Kamis 11 April 2019.

    Bejo menilai wajar pergantian pemain serta kritik yang datang kepada Miswar tersebut. "Siuasi sepak bola dimana-mana seperti ini. Setiap ada salah, kritik di tiap posisi pasti ada perubahan. Itu semua hak prerogatif Coach Djanur," imbuhnya.

    Sementara itu, Abdul Rohim mengaku sangat siap mengemban kepercayaan yang diberikan pelatih kepadanya. Bahkan dia mengaku tak gentar dengan tekanan dari suporter tim tuan rumah.

    "Tekanan suporter Arema itu saya yakini sebagai motivasi untuk saya sendiri untuk modal pertandingan besok malam," ungkap Rohim.

    Tiga Penggawa Persebaya Masuk Nominasi Pemain Terbaik Piala Presiden 2019

    Sementara itu, tiga penggawa Persebaya masuk ke dalam nominasi penghargaan pemain terbaik Piala Presiden 2019. Dari enam calon yang dirilis PSSI, Persebaya menyumbang Manuchekhr Dzhalilov, Hansamu Yama, dan Amido Balde.

    Menanggapi itu, Bejo berterimakasih karena tiga anak asuhnya masuk nominasi. Namun, dia mengaku penghargaan pemain terbaik maupun penghargaan individu lainnya bukan tujuan awal timnya di Piala Presiden.
     

    Baca juga: Pengamanan Final Piala Presiden 2019 akan Pecahkan Sejarah


    "Tujuannya bukan itu. Kita akan berbuat sesuatu untuk tim Persebaya untuk menyulitkan Arema dan berebut untuk ambil trofi. Kalau masalah pemain terbaik nanti lah, gampang itu," pungkasnya.

    Persebaya dipastikan harus bekerja ekstra keras andai ingin jadi juara di Piala Presiden 2019. Hal itu merujuk pada hasil imbang 2-2 pada leg pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (9/4) lalu. Akibat hasil itu, Persebaya wajib meraih kemenangan di Kanjuruhan, atau meraih hasil imbang dengan skor lebih dari dua gol (3-3, 4-4, dst ).

    Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

    Video: Indonesia Peringkat 5 Besar Penghasil Startup Dunia




    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id