Panpel Imbau Aremania Tertib Agar Terhindar Sanksi

    Daviq Umar Al Faruq - 11 April 2019 00:09 WIB
    Panpel Imbau Aremania Tertib Agar Terhindar Sanksi
    Aremania (Istimewa)
    Tahun lalu, sejumlah oknum Aremania berulah. Akibatnya, klub berjuluk Singo Edan itu harus menjalani enam laga tanpa penonton. Panpel imbau Aremania dukung timnya dengan koreo menarik.

    Malang: 
    Suporter Arema FC, Aremania diminta tertib saat mendukung tim kebanggaannya itu kala berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada leg kedua final Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat 12 April 2019.

    Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Abdul Haris, berharap Aremania tidak menyalakan flare, kembang api, laser, maupun smoke bomb selama rangkaian pertandingan berlangsung. 

    "Bila ada yang menyalakan, tolong teman-teman yang lain bisa mengingatkan karena ini berisiko sekali dengan sanksi," katanya, Rabu 10 April 2019.

    Haris mengaku tak ingin Arema kembali mendapatkan sanksi dari PSSI akibat ulah oknum suporter. Tahun lalu, tim berjuluk Singo Edan ini mendapat sanksi PSSI, laga tanpa penonton hingga enam pertandingan.
     
    Baca juga: Piala Presiden 2019: Tiket Arema FC Vs Persebaya Surabaya Sold Out

    "Hal itu dirasakan kita semua, kerugian yang kita terima yang hanya dilakukan oleh beberapa orang. Kami mohon pengalaman pahit tidak terulang lagi," bebernya.

    Aremania diimbau untuk mampu bersikap dewasa dengan menjaga pertandingan. Salah satunya, bisa dengan memberikan dukungan lewat atraksi maupun koreografi semeriah mungkin.

    "Sehingga untuk klub kita dan pemain bisa bermain baik dengan nyanyian yang bisa mendukung. Karena itu akan menjadi penyemangat tim meraih kemenangan," jelasnya.

    Berdasarkan hasil rapat antara Aremania dan Bonek, kedua kelompok suporter dilarang bertandang ke markas lawan. Sehingga Bonek juga diminta tidak mendukung Persebaya di Malang.

    Baca juga: Piala Presiden 2019: Leg Kedua Final, Jumlah Keamanan Lebih Sedikit

    "Selain itu kita harapkan Aremania yang tidak dapat tiket, bisa nobar (nonton bareng) di rumah masing-masing. Di stadion juga kita siapkan dua layar lebar untuk antisipasi. Tapi instruksi Kapolda kemarin, Aremania yang tidak bertiket sebaiknya tidak datang ke Kanjuruhan untuk pengamanan dan kenyamanan bagi yang punya tiket," pungkasnya.

    Pada leg pertama final, Arema FC berhasil menahan imbang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa 9 April 2019 itu berakhir imbang 2-2.

    Dengan hasil tersebut, kans juara Arema semakin terbuka. Sebab, pekerjaan rumah Singo Edan pada leg kedua di Stadion Kanjuruhan nanti terasa sedikit mudah. 

    Hamka Hamzah dan kawan-kawan hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 atau setidaknya 1-1 untuk menjadi jawara. Sehingga Arema berpeluang kembali mengulang juara Piala Presiden pada 2017 lalu.

    Video: Reaksi Gattuso Usai Milan Dibekuk Juventus
     



    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id