• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 14 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 9.930.978.132

Liga 2 Indonesia 2018

Tuai Dua Kemenangan, PSS Tepis Keraguan Ditinggal Pelatih

Ahmad Mustaqim - 16 Mei 2018 22:29 wib
Para pemain PSS Sleman saat merayakan gol kemenangan atas
Para pemain PSS Sleman saat merayakan gol kemenangan atas Martapura FC. (medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Sleman: PSS Sleman tampaknya tidak terpengaruh dengan mundurnya Herry Kiswanto di posisi pelatih. Bahkan, performa PSS justru menunjukkan peningkatan, setidaknya dalam dua pertandingan terakhir.

Di dua pertandingan tersebut, PSS sukses memetik kemenangan. Teranyar, PSS menang 1-0 atas Martapura FC pada pekan kelima Liga 2 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Rabu sore, 16 Mei 2018. Sebelumnya, PSS juga sukses memetik poin penuh saat tandang ke markas PSBS Biak, Biak, Papua. PSS menang 0-2.

Hasil ini sekaligus menepis kekhawatiran setelah PSS ditinggal sang pelatih Herry Kiswanto yang mundur beberapa pekan lalu. PSS saat ini ditangani asisten pelatih Seto Nurdiantoro. 
 

Baca: Jamu PS Tira, PSIS Incar Banyak Gol


Seto menolak jika dianggap dirinya sebagai sosok utama di balik kebangkitan PSS. Penggawa andalan PSS era 1990--1995 ini justru memberikan apresiasi besar kepada para pemainnya.

"Hasil ini perjuangan pemain. Taktik dan strategi lebih banyak dilakukan pemain," ujarnya.

Meski memuji performa pemainnya saat melawan Martapura, Seto menilai masih ada beberapa hal yang mesti diperbaiki. Salah satunya adalah kegagalan para pemainnya mengeksekusi dua hadiah penalti dari wasit.

"Tapi (kemenangan) ini cukup bagus buat pelatih. Pemain sudah melupakan hasil kekalahan (dari Madura FC di Stadion Maguwoharjo) sebelumnya," ujarnya. 
 

Baca juga: Cara Unik Inggris Umumkan Skuat untuk Piala Dunia


Pelatih Martapura FC, Hartono Ruslan menilai pertandingan berjalan bagus. Ia merasa timnya hanya bernasib sial dikalahkan PSS. 

Meski tak secara eksplisit menyalahkan wasit Kasman yang memimpin laga, Hartono mengatakan sejumlah keputusan yang merugikan timnya. 

"Pertandingan ada gangguan yang membuat pertandingan jadi tak bagus. (Wasit) harusnya berlaku fair dalam pertandingan. Beberapa kali kami dilanggar, tapi tidak pelanggaran. Kami kalah bukan karena wasit, tapi kepemimpinan wasit yang kurang bagus," ucapnya. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Jelang Asian Games 2018: Eko Yuli Siap Tampil Maksimal



(ACF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.