Juara PSF Cup 2019 Ditentukan Lewat Adu Penalti

    Rendy Renuki H - 17 Februari 2020 09:35 WIB
    Juara PSF Cup 2019 Ditentukan Lewat Adu Penalti
    Pemberian gelar juara PSF Cup 2019 (Ist)
    Jakarta: Turnamen sepak bola antaralumni Sekolah Menangan Atas (SMA) ternama se Jakarta bertajuk PSF Cup 2019 U-35 di Lapangan Sepak Bola Aldiron (Pancoran Soccer Field), Pancoran, Jakarta Selatan, berakhir sudah. Keluar sebagai juaranya tim Football Ninety (SMAN 90) yang menang adu pinalti di partai final melawa tim Gardu Raya FC (SMAN 109),  Sabtu 15 Februari 2020.

    Di laga final, kedua tim yang di babak penyisihan grup juga bertemu menampilkan skuat terbaiknya. Jalannya laga, meski para pemain tidak muda lagi, tetap seru disaksikan. Gardu Raya FC yang baru terbentuk tahun 2015 dan perdana mengikuti turnamen ini bertekad melakukan revans.

    Tensi di final selalu berbeda. Wajar sejumlah pelanggaran mewarnai jalannya laga. Panasnya laga, meski tidak dilanggar membuat winger Gardu Raya Nday Solihin terpaksa dibopong ke luar akibat cedera hamstring. Kelelahan fisik memang menjadi kendala di turnamen yang diikuti pemain berumur.

    Namun, kehilangan salah satu pemain andalannya itu, tak membuat Gardu Raya FC patah semangat. Didukung puluhan suporternya, skuat tim yang dulu bersekolah di Jalan Gardu Raya, Srengseng Swah, Jakarta Selatan itu, ngotot dan disiplin menjaga pemain Football Ninety, yang memang  lebih diunggulkan.

    Semangat untuk membalas kekalahan di penyisihan grup (0-3), membuat coach Gardu Raya, M Yusuf, terus berteriak di sisi lapangan. Hasilnya tak ada gol terijadi di 30 menit pertama.

    Di babak kedua tak banyak perubahan komposisi pemain dari kedua tim. Hingga setengah jam berikutnya selesai dihentikan wasit, keadaan skor tetap kacamata, alias 0-0.

    Juara harus ditentukan lewat.adu tendangan penalti. Dari 5 penendang masing-masing tim, skor masih sama kuat 3-3. Pada saat algojo tambahan dilakuan, penendang ke 7 Gardu Raya gagal mencep?oskan bola. Di atas angin, algojo dari alumni sekolah di kawasan Petukangan Selatan itu, sukses menjalankan tugasnya. Skor akhir 5-4.

    Gede Widiade, mantan Direktur Persija, yang juga pengelola PSF mengatakan, kalah adu penalti memang menyesakkan. Namun, semangat turnamen adalah untuk ajang silahturahim para alumni yang menyukai sepak bola. Topskor turnamen (12 gol) diraih striker Football Ninety. Sementara runner up, Gardu Raya FC, melalui strikernya M Iqbal, memperoleh gelar pemain terbaik.

    PSF Cup 2019 adalah turnamen pertama untuk para alumni SMA ternama di Jakarta usia 35 tahun ke atas. Turnamen yang dimulai Desember 2019 ini diikuti 12 tim, yang dibagi ke dalam dua grup.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id