Kasus Pengaturan Skor Liga Indonesia

Kasus di Laga PSS vs Madura Naik Menjadi Penyidikan

Siti Yona Hukmana - 11 Januari 2019 19:51 wib
Kombes Argo Yuwono-Antara/ndrianto Eko Suwarso (STR)
Kombes Argo Yuwono-Antara/ndrianto Eko Suwarso (STR)

Satgas Antimafia Bola sebelumnya sudah memanggil dua orang untuk dimintai keterangan terkait pertandingan PSS Sleman Vs Madura FC.  Yakni Ratu Tisha dan Risha Agung.

Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola masih terus menyelidiki terkait kasus pengaturan skor pada pertandingan Liga 2 Indonesia 2018. Pertandingan antara PSS Sleman vs Madura FC, yang mulanya penyelidikan naik status ke penyidikan. 

"Mulai hari ini, pertandingan PSS Sleman dengan Madura itu sudah dinaikkan ke penyidikan," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat 11 Januari 2019.

Status yang mulanya penyelidikan itu naik menjadi penyidikan dilakukan setelah melakukan gelar perkara. Keterangan saksi-saksi juga telah dikumpulkan.

Baca juga: Barito Putera Lepas Hansamu ke Persebaya

"Ini dilakukan setelah tim antimafia bola memeriksa kasus tersebut," ucap Argo.

Satgas Antimafia Bola telah memanggil dua orang untuk dimintai keterangan terkait pertandingan PSS Sleman Vs Madura FC. Keduanya yakni Sekjen PSSI Ratu Tisha dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Risha Agung. Keduanya dipanggil untuk menjelaskan peran dan tugasnya masing masing.

Hingga kini, Satgas terus membuka laporan dan informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pengaturan skor yang terjadi. Satgas Antimafia Bola sudah menerima 278 laporan masuk dan 60 laporan di antaranya dilanjutkan ke dalam tahap penyelidikan.

Secara keseluruhan, tim Satgas sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan anggota komite wasit Dwi Irianto alias Mbah putih, anggota Exco PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto, beserta putrinya Anik Yuni Artikasari dan Nurul Safarid yang bertindak sebagai wasit di laga Persibara vs PS Pasuruan.

Video: Ratu Tisha Mengaku Belum Tahu Soal Pelaporan Dua Petinggi PSSI
 


(RIZ)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.