GBLA Layak Digunakan, Persib Belum Bisa Ganti Markas

    Roni Kurniawan - 06 Februari 2020 20:27 WIB
    GBLA Layak Digunakan, Persib Belum Bisa Ganti Markas
    Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono (kanan) saat meninjau Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
    Bandung: Pemerintah Kota Bandung memastikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) layak digunakan, termasuk untuk pertandingan sepak bola. Itu diketahui setelah Pemkot Bandung mengajukan uji kelayakan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Menurut Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Zulkarnaen Iskandar, pihaknya telah mencoba mengajukan uji kelayakan kepada Kemen PUPR pada 2019 lalu guna memastikan dugaan terjadi penurunan tanah di GBLA. Dan, hasilnya positif layak digunakan.

    "Tapi berdasarkan surat dari Kementerian PUPR itu (surat tahun 2015), sudah jelas bahwa bangunan utama di stadion itu sudah kuat, sudah layak," ujar Zul di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (6/2/2020).

    Zul menuturkan, surat kelayakan yang dikeluarkan Kemen PUPR pada 2015 silam merupakan keputusan yang telah diambil terkait kelayakan GBLA. Dengan begitu, tidak perlu uji kelayakan lagi untuk stadion berkapasitas 38 ribu tempat duduk itu.

    "Bangunan utama (lapangan) termasuk tribun jadi layak untuk ada penonton," tegasnya.

    Kabar ini membuka peluang bagi Persib Bandung untuk menggunakan GBLA sebagai markas untuk mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 pada akhir Februari nanti. Pasalnya selama ini, kandang Persib berada di Stadion Si Jalak Harupat yang berada di Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

    Meski begitu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku belum bisa memastikan GBLA bisa digunakan Persib pada musim ini. Pasalnya, Pemkot Bandung tengah menuntaskan proses serah terima aset dari pengembang GBLA tahap kedua yang meliputi halaman stadion serta area parkir.

    "Belum dulu lah, GBLA masih terus berproses. Sekarang masih proses serah terima tahap kedua," tutur Yana ditempat yang sama.

    Sebelumnya, Stadion GBLA tidak bisa digunakan untuk bertanding, termasuk oleh Persib sejak 2018. Kala itu, Pemkot Bandung dan Polrestabes Bandung menyatakan GBLA tidak aman karena mengalami penurunan tanah yang  mempengarungi kontruksi bangunan.




    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id