Jamu Persebaya, Arema Bakal Junjung Tinggi Sportivitas

    Daviq Umar Al Faruq - 11 April 2019 23:16 WIB
    Jamu Persebaya, Arema Bakal Junjung Tinggi Sportivitas
    Momen perebutan bola antara striker Persebaya Amido Balde (jersey hijau) dengan pemain Arema, Jayus Hariono pada leg pertama Final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
    Pelatih Arema Milomir Seslija meminta para pemainnya melupakan insiden yang terjadi pada leg pertama di Surabaya dan bermain dengan sportif. Milo juga mengimbau suporter untuk bersikap dewasa.

    Malang:
    Arema FC menegaskan bakal menjadi tuan rumah yang baik saat menjamu Persebaya Surabaya pada laga final leg kedua Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat 12 April 2019.
    Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengatakan meski menjadi tuan rumah, timnya tak akan berperilaku kasar seperti yang dilakukan Persebaya pada final leg pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 9 April kemarin.

    "Besok kita akan tunjukkan bahwa kami tuan rumah yang baik. Kami akan tunjukkan permainan fairplay. Kami akan bermain pintar, banyak berlari dan berikan semuanya yang terbaik," katanya saat konferensi pers, Kamis 11 April 2019.
     

    Baca: Jokowi Hadiri Final Piala Presiden di Malang


    Seperti diketahui, pada leg pertama, kaki pemain belakang Arema FC, Arthur Cunha sempat ditendang dari belakang oleh striker Persebaya, Amido Balde. Padahal, kedua pemain ini tak sedang dalam perebutan bola.

    Setelah kejadian itu, Arthur langsung terjatuh dan mendapatkan perawatan tim medis. Beruntung pemain asal Brasil itu bisa kembali melanjutkan pertandingan. Sedangkan, Balde hanya diganjar kartu kuning atas aksi tak terpuji yang dilakukannya.

    Milo, sapaan akrab Milomir Seslija, pun berharap Aremania (suporter Arema FC) juga dapat bersikap sportif pada laga ini. Dia meminta Aremania dapat memberikan dukungan untuk membantu timnya meraih juara.

    "Ketika semua bermain bagus, hasil baik akan mengikuti setelahnya," bebernya.

    Sementara itu, pemain Arema FC, Arthur Cunha mengaku kondisinya saat ini baik-baik saja pasca tragedi tersebut. Bahkan pemain bernomor punggung 44 itu pun sudah tak lagi mempermasalahkan kejadian itu.
     

    Baca juga: Persebaya Usung Semangat Manchester United ke Malang


    "Masalah itu hanya di pertandingan kemarin, sudah selesai. Insiden itu keputusan wasit cuma kartu kuning. Kita akan ketemu lagi besok. Tapi saya hanya ingin fokus, main bagus dan bawa tim juara," pungkasnya.

    Sebelumnya, Arema FC berhasil menahan imbang Persebaya Surabaya pada leg pertama final Piala Presiden 2019. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa 9 April 2019 itu berakhir imbang 2-2.

    Dengan hasil tersebut, kans juara Arema pun semakin terbuka. Hamka Hamzah dan kawan-kawan hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 atau setidaknya 1-1 untuk mengulang sukses jadi juara Piala Presiden, seperti tahun 2017 lalu.

    Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

    Video: ?Indonesia Peringkat 5 Besar Penghasil Startup Dunia





    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id